Paus Benediktus XVI memimpin misa terakhir

Paus Benekditus XVI
Image caption Paus Benekditus XVI akan mengundurkan diri secara resmi Kamis 28 Februari pukul 19.00 waktu Vatikan.

Paus Benediktus XVI sudah menyampaikan khotbah di hadapan puluhan ribu orang di Lapangan Santo Petrus dalam misa mingguan terakhirnya sebelum mengundurkan diri.

Dia mengatakan bahwa dia merasakan Tuhan bersamanya setiap hari dalam kepemimpinannya dan mengalami kegembiraan maupun masa-masa yang sulit.

Paus menambahkan dia menyadari keseriusan dari pengunduran dirinya namun tetap memutuskannya karena keyakinannya atas Tuhan dan Gereja.

"Saya mengambil keputusan ini dengan sepenuhnya sadar akan keseriusannya namun dengan kedamaian hati. Mencintai gereja berarti cukup berani untuk mengambil keputusan yang sulit," tuturnya.

Paus Benediktus merupakan paus pertama yang mengundurkan diri sejak pengunduran diri Paus Gregory XII tahun 1415.

Vatikan mengatakan penggantinya diharapkan sudah terpilih sebelum perayaan Paskah, akhir Maret.

Gelar paus emeritus

Image caption Puluhan ribu orang berdatangan ke Lapangan Santo Petrus beberapa jam sebelum misa.

Puluhan ribu orang dari berbagai negara menghadiri misa tersebut dan mereka sudah berdatangan beberapa jam sebelum misa dimulai.

Mereka membawa berbagai spanduk dan gambar Paus Benediktus serta meneriakkan "terima kasih" ketika paus berkeliling dengan kenderaan saat menuju mimbar.

Sebagian dari mereka mengikuti misa melalui TV layar lebar yang dipasang di berbagai tempat.

Seorang jemaat perempuan yang berusia 53 tahun, Jan Marie, mengatakan suasananya amat emosional.

''Kami datang untuk mendukung keputusan Paus," tuturnya kepada kantor berita AP.

Sekitar 50.000 tanda masuk disebarluaskan namun media-media Italia memperkirakan jumlah jemaat yang datang ke Vatikan bisa dua kali lipat.

Paus Benediktus resmi akan mengundurkan diri Kamis 28 Februari pada pukul 19.00 waktu setempat dan akan mendapat gelar paus emeritus.

Berita terkait