Tunisia tarik tokoh independen menjadi menteri

  • 27 Februari 2013
Rached Gannouchi
Gannouchi berjanji tokoh independen akan isi empat kementerian kunci.

Pemimpin partai berkuasa di Tunisia, Ennahda, mengatakan mereka setuju untuk menyerahkan beberapa posisi di kementerian penting ke calon independen.

Ennahda berharap langkah ini akan mempercepat pembentukan pemerintah baru.

Setelah muncul desakan dari beberapa partai sekuler yang menjadi mitra Ennahda, pemimpin Ennahda, Rached Gannouchi, mengatakan partainya tidak akan mengisi jabatan menteri dalam negeri, menteri kehakiman, menteri luar negeri, dan menteri pertahanan.

"Posisi menteri di empat departemen ini tidak akan diisi oleh tokoh partai politik," kata Gannouchi kepada para wartawan di Tunis, hari Rabu (27/02).

Beberapa kalangan mengatakan masuknya orang-orang nonpartai ke empat kementerian ini akan memperbaiki iklim politik.

Tunisia dilanda krisis politik sejak tokoh oposisi, Chokri Belaid, dibunuh tiga pekan lalu dan lawan-lawan pemerintah menuduh Ennahda berada di balik pembunuhan tersebut.

Mantan perdana menteri, Hamadi Jebali, mengundurkan diri pekan lalu ketika upayanya membentuk pemerintah yang banyak diisi kalangan teknokrat ditolak oleh Ghannouchi.

Tadinya pemerintah bentukan Jebali antara lain diberi tugas mempersiapkan pemilihan umum.

Berita terkait