Belasan tewas akibat longsor di Brasil

  • 19 Maret 2013
petropolis
Image caption Petropolis dikenal sebagai kawasan rawan longsor.

Sedikitnya 16 orang tewas akibat tanah longsor di kawasan penggunungan di utara Rio de Janeiro, pasca hujan deras yang melanda lokasi tersebut.

Bencana longsor terjadi di kota Petropolis, sekitar 65km utara Rio, setelah sebuah sungai meluap dan memicu banjir di pusat kota.

Seorang petugas menyebut korban tewas termasuk seorang bayi dan dua anggota tim penyelamat.

Sebuah gugus tugas dari Pasukan Nasional Brasil telah dikirim ke kawasan bencana untuk membantu otoritas lokal.

Sejumlah area dilaporkan mengalami curah hujan yang tinggi sebesar 300mm dalam waktu 24 jam, sementara angka normal hukan di kawasan tersebut pada masa ini adalah sekitar 270mm.

Selain menewaskan belasan, 50 warga dilaporkan kehilangan rumah mereka akibat longsor dan banjir.

Kota ini tetap dalam kondisi siaga dan hujan deras diperkirakan masih akan berlangsung. Sekolah masih ditutup dan warga dilarang untuk keluar dari rumah.

Televisi Brasil menayangkan gambar rumah-rumah yang hancur dan jalan terputus akibat longsor.

Kebijakan drastis

Presiden Brasil Dilma Rousseff mengatakan ''kebijakan drastis'' dibutuhkan untuk memindahkan warga yang tinggal di kawasan beresiko yang mengabaikan peringatan.

"Sistem pencegahan kami telah memperingatkan warga,'' katanya kepada media Brasil di Roma usai pertemuan dengan kepala Organisasi Makanan dan Agrikultur, sesama orang Brasil Jose Graziano.

"Apa yang saya pikirkan adalah sedikit kebijakan drastis harus diambil sehingga warga tidak tinggal di kawasan yang dilarang.''

Kawasan sekitar Petropolis sebelumnya dikenal sebagai daerah rawan longsor.

Sebelumnya 900 orang tewas dalam insiden tanah longsor pada tahun 2011.

Wartawan BBC di Rio melaporkan janji otoritas setempat untuk mengeluarkan kebijakan untuk mencegah longsor kembali tidak sepenuhnya berjalan.

Berita terkait