Pemberontak Suriah dituding gunakan senjata kimia

Pemberontak Suriah
Image caption Pergolakan di Suriah telah berlangsung selama dua tahun terakhir dan menewaskan 70.000 orang.

Kantor berita pemerintah Suriah menuduh pejuang pemberontak menggunakan senjata kimia dalam serangan yang menewaskan 15 orang di Aleppo.

Kantor berita SANA melaporkan tentara pemberontak menembakkan roket berisi bahan kimia ke daerah Khan al-Assal, Aleppo, Selasa (19/03).

"Teroris menembakkan roket berisi bahan kimia di daerah Khan al-Assal, di kawasan pedesaan Aleppo dan laporan-laporan awal menunjukkan sekitar 15 orang tewas, sebagian besar warga sipil," lapor SANA.

SANA tidak memberikan rincian lebih lanjut.

Istilah teroris sering digunakan oleh pemerintah Suriah untuk merujuk pada pemberontak. Sejauh ini belum ada konfirmasi independen tentang laporan itu.

Seorang aktivis di Aleppo mengatakan kubu pemberontak merebut sebagian besar wilayah Khan al-Assal baru-baru ini, termasuk fasilitas yang digunakan oleh akademi militer.

Pemerintah sendiri mempunyai persediaan senjata kimia dalam jumlah besar.

Masyarakat internasional mengkhawatirkan keamanan senjata kimia dan kemungkinan senjata itu digunakan oleh pemerintah.

Sekitar 70.000 orang tewas dan satu juta orang melarikan diri dari Suriah sejak pergolakan menentang Presiden Bashar al-Assad pecah dua tahun lalu.

Berita terkait