Cina diminta 'menahan' Korea Utara

korea
Image caption Korea Utara mengatakan angkatan bersenjata mereka sudah siap perang

AS mengatakan mendesak Cina untuk melakukan segala cara untuk menahan tindakan-tindakan Korea Utara yang bisa "mengganggu stabilitas."

Sejumlah pejabat AS anggota rombongan Menteri Luar Negeri John Kerry mengatakan Washington ingin Beijing mengangkat "aspek darurat" dalam pembicaraan dengan Pyongyang.

Korea Utara telah meningkatkan ketegangan di kawasan itu, mengancam serangan nuklir terhadap Korea Selatan dan AS.

Sementara itu Pentagon menyangkal laporan yang mengatakan bahwa Pyongyang dapat memasang kepala rudal nuklir di peluru kendalinya.

Sebelumnya, anggota Kongres AS membocorkan rincian studi Badan Intelijen Pertahanan yang, menurut dia, dianalisa dengan "keyakinan tinggi" bahwa Utara dapat menembakkan peluru nuklir, meski "tidak bisa terlalu diandalkan."

Juru bicara Pentagon George Little mengatakan, "Akan tidak akurat untuk mengatakan bahwa rezim Korea Utara telah menguji, membuat atau mendemonstrasikan kapabilitas nuklir yang dirujuk di bahasan tersebut."

Meski Utara telah melakukan beberapa kali uji coba nuklir, negara itu diduga tidak memiliki kemampuan untuk membuat senjata yang cukup kecil untuk ditempatkan di rudal balistik.

Korea Selatan berada dalam status waspada tinggi sejak ada indikasi bahwa Utara sedang bersiap melakukan uji coba nuklir.

Pyongyang telah memindahkan dua misil balistik ke pantai timur. Perkiraan jarak tempuh mencapai 4.000 km.

Kerry bepergian ke Seoul untuk pertama kalinya sejak menjadi menteri luar negeri.

Berita terkait