Pianis dinyatakan bersalah hina Islam

Fazil Say
Image caption Fazil Say menyatakan tidak bersalah atas semua dakwaan yang dituduhkan.

Pianis Turki yang terkenal di dunia, Fazil Say, mengatakan ia dijatuhi hukuman percobaan selama 10 bulan karena dinyatakan menghina nilai-nilai Islam.

Say mengatakan hal itu setelah pengadilan di Istanbul pada Senin (15/04) menyatakan bahwa ia bersalah atas serangkaian komentarnya di jejaring sosial Twitter.

Pemain piano tersohor itu tidak hadir di pengadilan untuk mendengarkan putusan, tetapi ia membantah tegas semua dakwaan.

Menurut Fazil Say, dakwaan-dakwaan itu bermotifkan politik.

Pihak penuntut mengenakan dakwaan terhadap Say pada Juni 2012. Ia terancam hukuman penjara maksimal 18 bulan.

Karena Partai AK?

Di antara tweet Say yang dipermasalahkan adalah, "Saya tidak yakin apakah Anda juga telah menyadarinya, tetapi bila ada kutu, nonentitas, rendah, pencuri atau atau orang tolol, mereka adalah pengikut Allah."

Kasus ini kembali memunculkan kekhawatiran tentang pengaruh agama di panggung politik Turki.

Sejumlah kritikus menuduh partai berkuasa, Partai AK, merongrong nilai-nilai sekuler di negara itu dan semakin menjadi kaki tangan kaum berhaluan Islam.

Mereka menyimpulkan hal tersebut menyusul pengadilan sejumlah seniman dan cendekiawan yang diadili karena mereka mengungkapkan pandangan mereka.

Fazil Say, 43, bermain piano untuk kelompok musik New York Philharmonic, Berlin Symphony Orchestra dan beberapa grup lain. Ia juga pernah menjadi duta kebudayaan Uni Eropa.

Berita terkait