Pervez Musharraf dilarang mencalonkan diri

  • 16 April 2013
Pervez Musharraf
Pervez Musharraf dinilai telah melanggar konstitusi ketika berkuasa.

Upaya Pervez Musharraf untuk mencalonkan diri di pemilihan umum bulan depan gagal setelah mahkamah pemilu Pakistan pada Selasa (16/04) menolak berkas pencalonannya.

Dengan keputusan ini, mantan presiden Pakistan tersebut tak bisa menjadi calon di distrik Chitral di Pakistan barat laut.

Para penentang menggugat Musharraf dengan alasan ia melanggar undang-undang dasar ketika memberlakukan keadaan darurat pada 2007.

Sebelumnya pencalonan Musharraf ditolak di tiga daerah pemilihan.

Pengacara Musharraf mengatakan purnawirawan jenderal ini akan mengajukan banding.

"Berkas pencalonan klien kami ditolak oleh pengadilan tinggi. Kami akan banding ke Mahkamah Agung," kata Ahmed Raza, pengacara Musharraf kepada kantor berita AFP.

Tokoh yang memimpin Pakistan selama sembilan tahun ini bulan lalu kembali ke negerinya setelah mengasingkan diri di Dubai.

Ia memimpin kudeta militer pada 1999 dan menjadi pemimpin Pakistan sampai 2008 ketika para pendukungnya kalah di pemilu parlemen.

Di tengah bayang-bayang pemakzulan, Musharraf meninggalkan Pakistan.

Musharraf sekarang menghadapi dakwaan pengkhianatan dan telah dilarang untuk meninggalkan Pakistan.

Berita terkait