Putra mantan PM Pakistan diculik

Ali Haider Gilani
Image caption Ali Haider Gilani mencalonkan diri dari Partai Rakyat Pakistan dalam pemilu Sabtu mendatang.

Mantan Perdana Menteri Pakistan Yousuf Raza Gilani mengatakan orang-orang bersenjata menculik putranya, Ali Haider Gilani, ketika berkampanye pada Kamis (09/05).

Gilani mengatakan kepada BBC bahwa Ali Haider diculik di kota Multan. Ia menuduh saingan-saingan politiknya berada di balik penculikan putranya menjelang pemilihan umum Sabtu mendatang.

"Saya menyarankan kepada pendukung saya untuk tenang dan berdoa. Adalah tugas nasional mereka untuk mencoblos. Mereka seharusnya ke tempat pemungutan suara dan harus melanjutkan kampanye," kata Yousuf Raza Gilani.

Para saksi mata mengatakan Ali Haider Gilani dipaksa masuk ke mobil dan dibawa lari oleh orang-orang bersenjata.

Tentara dikerahkan

"Beberapa dari mereka mulai menembak," kata seorang remaja yang mengikuti kampanye kepada Geo TV.

"Seorang pria yang berdiri di depan Gilani terkena tembakan dan roboh. Kemudian mereka menyeret Gilani ke dalam mobil dan lari."

Salah seorang yang menemani putra mantan perdana menteri itu tewas dan lima orang lainnya mengalami luka-luka.

Ali Haider adalah putra bungsu mantan Perdana Menteri Yousuf Raza Gilani. Ia mencalonkan diri untuk anggota parlemen daerah Provinsi Punjab.

"Kami menginginkan saudara kami kembali nanti malam. Bila kami tidak mendapatkannya, kami tidak akan memungkinkan pemilihan digelar di daerah kami," kata kakak Ali Haider, Ali Musa.

Militer telah mengatakan akan mengerahkan puluhan ribu tentara untuk mencegah serangan milisi di tempat-tempat pemungutan suara.

Berita terkait