Christine Lagarde menjadi saksi kunci

  • 25 Mei 2013
Christine Lagarde
Image caption Christine Lagarde diperiksa selama 12 jam dan dinyatakan sebagai saksi.

Pengadilan Prancis memutuskan tidak menempatkan Direktur Dana Moneter Internasional, IMF, Christine Lagarde sebagai subyek penyelidikan terkait kasus pembayaran yang dia lakukan saat menjabat menteri keuangan.

Dia justru menjadi saksi kunci dalam kasus ini, yang berarti akan kembali dipanggil untuk bersaksi tetapi tidak secara langsung dicurigai.

Lagarde diminta menjelaskan pembayaran US$500 juta dari kas negara untuk Bernard Tapie, pengusaha yang memiliki hubungan dekat dengan mantan Presiden Nicolas Sarkozy pada tahun 2007.

Lagarde membantah tindakannya saat menjabat menteri keuangan tersebut sebagai hal yang salah.

"Status saya sebagai saksi tidak mengejutkan untuk saya, karena saya selalu bertindak demi kepentingan negara dan sesuai dengan hukum,'' kata Lagarde usai pemeriksaan yang berlangsung selama 12 jam berakhir.

Lagarde diperiksa dua kali dan apartemennya juga digeledah dalam kasus ini.

Pengadilan Prancis tengah menyelidiki klaim bahwa Tapie, seorang pebisnis kontroversial mungkin menerima berbagai kemudahan karena dukungannya terhadap mantan presiden Nicolas Sarkozy.

'Solusi terbaik'

Lagarde memutuskan untuk menggunakan arbitrase untuk menyelesaikan kasus hukum berkepanjangan antara negara dan Tapie. Taipan ini kemudian menerima pembayaran jauh lebih besar dari yang mungkin telah diberikan oleh pengadilan.

Direktur IMF bersikeras pembayaran itu adalah solusi terbaik pada masa itu. Dia sendiri tidak dituduh mengambil keuntungan dari pembayaran, tetapi dia tetap diperiksa terkait dugaan penyalah gunaan anggaran negara.

Kasus ini bermula pada tahun 1993 saat Tapie menjual sahamnya di perusahaan olahraga Adidas ke Credit Lyonnais.

Tidak lama kemudian Credit Lyonnais menjual saham ini dengan keuntungan yang jauh lebih besar dan Tapie mengklaim dirinya telah ditipu.

Tapie mengklaim yang sebagian dimiliki negara ini sengaja menipu dirinya dengan sengaja merendahkan nilai Adidas saat penjualan.

Pada 2007 Presiden Sarkozy meminta Christine Lagarde menteri keuangan saat itu -yang menangani persoalan tersebut- mengalihkannya ke arbitrase.

Di arbitrase ini, Tapie mendapatkan kompensasi dengan nilai jauh lebih tinggi dari nilai yang mungkin diputuskan pengadilan.

Wartawan BBC di Paris melaporkan, penetapan status saksi bagi Lagarde ini tidak akan merusak kredibilitasnya ketimbang ditempatkan dalam penyelidikan resmi, yang bisa membuatnya dalam tekanan untuk mundur dari IMF.

Pendahulu Lagarde, Dominique Strauss-Kahn, dipaksa untuk mundur pada tahun 2011 setelah tersandung skandal serangan seksual meski dakwaan kemudian dihentikan.

Ada juga kelegaan di Prancis dimana timbul kekhawatiran kasus ini akan kembali membuat negara tercoreng.

Berita terkait