Taliban 'penggal anak laki' karena mata-mata

  • 10 Juni 2013
Kandahar
Image caption Pemerintah Provinsi Kandahar mengatakan pemenggalan terjadi hari Minggu (09/06).

Taliban memenggal dua anak laki di Provinsi Kandahar, Afghanistan, karena dianggap menjadi mata-mata, kata para pejabat.

Juru bicara gubernur Provinsi Kandahar mengatakan kepada BBC salah seorang anak laki-laki yang dipenggal berusia 10 tahun. Ia dilaporkan secara rutin menerima bantuan makanan dari polisi di kawasan Zhari untuk membantu keluarganya.

Gubernur Kandahar mengecam pemenggalan itu sebagai apa yang disebutkan tidak manusiaswi dan tidak Islami.

Taliban menyanggah membunuh anak laki-laki itu dan mengecam langkah tersebut.

Tidak ada rincian lebih lanjut tentang anak laki lain yang berusia 16 tahun.

Pada tahun 2012, Taliban dituduh memenggal anak laki berusia 12 tahun dan anak perempuan berumur tujuh tahun di kawasan selatan dan timur Afghanistan.

Taliban juga menyanggah bertanggung jawab.

Pemenggalan terjadi hari Minggu

Wartawan BBC Mahfouz Zubaide di Kabul mengatakan anak laki berusia 10 tahun yang dipenggal itu berasal dari keluarga miskin dan sering membawa makanan dari polisi untuk keluarganya.

Pemenggalannya dilaporkan terjadi hari Minggu namun berita ini baru muncul Senin (10/06) saat pemerintah provinsi mengecam tindakan itu dan mendesak masyarakat untuk melaporkan tindakan mencurigakan.

Pemerintah Provinsi Kandahar juga melaporkan remaja berusia 16 tahun juga dipenggal oleh Taliban.

Namun juru bicara Taliban Qari Yousef Ahmadi menekankan kepada BBC bahwa kelompok itu tidak pernah memenggal anak-anak di kawasan itu.

Sejumlah laporan menyebutkan Taliban sering menyerang orang yang mereka curigai berkerja sama dengan polisi.

Berita terkait