Snowden terbang ke Moskow

  • 23 Juni 2013
snowden
Image caption Anggota parlemen sayap kiri Hong Kong menyerukan perlindungan bagi Snowden.

Pemerintah teritorial Cina membenarkan bahwa buronan intelijen Amerika Serikat, Edward Snowden, telah terbang meninggalkan Hong Kong.

Koran South China Morning Post mengutip seorang "sumber terpercaya" yang menyebut Snowden dijadwalkan tiba di Moskow pada Minggu (23/06) sore waktu setempat.

Koran itu juga mengatakan bahwa Moskow tidak akan menjadi tempat pelarian terakhir bagi Snowden.

Snowden yang tadinya adalah seorang pekerja perusahaan swasta yang disewa oleh oleh lembaga intelijen AS, terbang ke Hong Kong pada bulan Mei lalu setelah membocorkan rincian pengawasan internet dan telepon oleh Badan Keamanan Nasional (NSA).

"Edward Snowden meninggalkan Hong Kong hari ini (23/06) atas kemauannya sendiri menuju ke negara ketiga melalui jalur yang normal dan sah," seorang pejabat pemerintah di Hong Kong menyatakan.

Permintaan ekstradisi

Sabtu (22/06) kemarin, Gedung Putih menghubungi Hong Kong untuk mengatur ekstradisi bagi Snowden. Akan tetapi pihak Hong Kong kini menyatakan bahwa dokumen yang diserahkan oleh Washington"tidak memenuhi persyaratan hukum yang berlaku di Hong Kong."

Sebagai hasilnya, Hong Kong mengatakan bahwa mereka meminta informasi lebih lanjut dari Departemen Kehakiman Amerika Serikat.

Dalam pernyataan itu pejabat Cina juga mengatakan: "Karena pemerintah administratif Hong Kong tidak memiliki cukup informasi untuk memproses permintaan penahanan itu, tidak ada landasan hukum untuk melarang Snowden meninggalkan Hong Kong."

Pernyataan tersebut mengatakan bahwa pihak Washington telah diberitahu mengenai keputusan ini.

Snowden meninggalkan AS setelah membocorkan rincian pekerjaannya sebagai seorang pengamat di NSA kepada Washington Post dan koran Inggris, Guardian.

Ia didakwa melakukan pencurian properti pemerintah, melakukan komunikasi tidak sah mengenai pertahanan nasional dan dengan sengaja membocorkan rahasia.

Berita terkait