India adakan kremasi massal korban banjir

Persiapan kremasi
Image caption Kayu bakar, bahan bakar dan pendeta diterbangkan ke Kedarnath untuk kremasi.

Kremasi massal korban banjir diadakan di negara bagian Uttarakhand, India, setelah pengambilan DNA bagi jenazah yang tidak berhasil diidentifikasi.

Korban tewas akibat banjir dan tanah longsor di Uttarakhand sejauh ini mencapai lebih dari 800 orang.

Salah satu daerah yang paling parah mengalami bencana adalah Kedarnath. Sejauh ini sedikitnya 200 jenazah telah dikremasi di kota Kedarnath setelah sempat tertunda akibat cuaca buruk.

Kremasi massal berikutnya dijadwalkan akan diadakan hari ini (27/06) di Kedarnath. Selain cuaca buruk, kremasi sempat tertunda akibat pengambilan DNA bagi jenazah yang tidak berhasil dikenali. Pihak berwenang harus mengambil DNA dan memotret jenazah satu per satu.

Terjebak

Image caption Cuaca buruk menghambat pemberian pertolongan bagi mereka yang terdampar.

Banyak korban tewas diyakini masih terkubur di lumpur dan tim penyelamat berusaha menggali jenazah-jenazah itu. Regu penyelamat juga berusaha mencapai ribuan orang yang terjebak di pegunungan Himalaya sejak banjir terjadi 11 hari lalu.

Hampir 100.000 orang berhasil dievakuasi. Pihak berwenang menerjunkan helikopter militer untuk mengevakuasi ribuan peziarah Hindu dan wisatawan.

Badan-badan bantuan memperingatkan adanya ancaman penyakit di kamp-kamp pengungsi yang menampung ribuan orang.

Awal musim hujan tahun ini diyakini yang teparah selama 80 tahun terakhir. Musim hujan biasanya berlangsung bulan Juni hingga September.

Berita terkait