Kekasih pengusaha kaya Nina Wang dihukum

Peter Chan
Image caption Peter Chan menuntut ia mewarisi harta Nina Wang yang meninggal dunia pada 2007.

Pengadilan Hong Kong menjatuhkan hukuman penjara selama 12 tahun kepada mantam kekasih Nina Wang karena memalsukan surat wasiat.

Setelah Nina Wang meninggal dunia pada 2007 pada usia 69 tahun karena kanker, Peter Chan, yang sebelumnya bernama Tony Chan, mengklaim ia adalah satu-satunya ahli waris harta Wang berdasarkan surat wasiat yang dibuat pada 2006.

Pengusaha kaya itu meninggalkan harta sekitar US$4 miliar.

Namun dalam sidang hari ini (05/07), hakim menolak tuntutan Peter Chan dan mengabulkan tuntutan lembaga amal yang dijalankan oleh saudara-saudara Nina Wang.

Lembaga amal Chinachem Charitable Foundation mendasarkan gugatan pada surat wasiat yang dibuat pada 2002.

"Anda tidak pernah ... menunjukkan penyesalan sama sekali atas perbuatan Anda," kata hakim.

Rayuan pertama

"Anda memanfaatkan kesedihan, kesepian, dan kehidupan tragis," tambah hakim.

Wartawan BBC di Hong Kong Juliana Liu melaporkan kisah dan kasus janda kaya dan kekasihnya yang masih muda serta sudah menikah tersebut telah lama menyedot perhatian publik.

Dalam sidang, kata Liu, terungkap fakta-fakta seram dan berwarna mengenai pasangan tersebut, termasuk cerita ketika Chan pertama kali merayu Wang.

Chan, seorang ahli feng shui, merayu Wang dengan memijat kepala salah satu perempuan paling kaya di Asia tersebut.

Nina Wang adalah janda pengusaha Hong Kong Teddy Wang yang hilang pada 1990 setelah diculik.

Di masa hidupnya Nina Wang dikenal suka mengenakan pakaian berwarna-warni dan mengucir rambutnya.

Berita terkait