Keluarga mafia New York didakwa

bonano
Image caption Tujuh terdakwa mengaku tidak bersalah di pengadilan

Sembilan anggota salah satu keluarga mafia di New York, Bonanno, ditangkap dan didakwa melakukan "aktivitas mafia model lama."

Tim jaksa di Manhattan mengumumkan dakwaan tersebut, Selasa (09/07).

Menurut jaksa, sebuah skema kriminal sebesar $10 juta untuk mengendalikan kejahatan terorganisir telah menyusupi serikat buruh Long Island.

" Kejahatan terorganisir sama sekali belum punah," kata Jaksa Wilayah Manhattan, Cyrus Vance.

"Dakwaan setebal 158 halaman ini menunjukkan bahwa kejahatan terorganisir masih beroperasi di New York City dan sudah menancapkan kukunya di gerakan buruh," tambahnya.

'Tidak bersalah'

Penyelidikan selama dua tahun berhasil mengungkap kejahatan keluarga Bonanno yang meliputi pemimpin klan Nicholas "Nicky Mouth" Santora, 71, yang saat ini menjalani hukuman dua tahun untuk kasus mafia terpisah.

Salah satu rekan Bonanno yang ditangkap adalah kepala Teamsters 917 di Long Island, sebuah serikat yang mewakili 1.900 pekerja di industri minuman keras, otomotif, parkir dan industri lainnya.

Dakwaan tersebut menyatakan Nicholas Bernhard menyalahgunakan posisinya dengan menjadikan para anggota serikat buruh sebagai klien aktivitas kriminal.

"Perbuatan seorang presiden serikat yang korup ini merugikan semua pekerja yang mencari nafkah dengan jujur," demikian bunyi dakwaan itu.

Tidak hanya pemerasan, aktivitas rentenir dan perjudian, keluarga mafia ini juga dituduh memperjualbelikan obat yang harus dibeli dengan resep dokter, antara lain Viagra.

Tujuh terdakwa menyatakan "tidak bersalah atas semua dakwaan."

Mantan bos Bonanno Joseph Massino menjadi anggota tertinggi jaringan kejahatan terorganisir New York yang menjadi saksi setelah ia divonis bersalah atas pembunuhan pada 2004.

Ia kemudian memberikan kesaksian di sidang Vincent "Vinny Gorgeous" Basciano, yang dituduh mendalangi pembunuhan seorang rekan dan divonis seumur hidup.

Berita terkait