Israel-Palestina sepakati dialog damai

  • 20 Juli 2013
john kerry
John Kerry menyebut pertemuan awal dua perwakilan berlangsung pekan depan.

Israel dan Palestina mencapai kesepakatan untuk menetapkan pijakan dasar sebagai bagian untuk kembali dalam pembicaraan damai, demikian pernyataan Menteri Luar Negeri AS John Kerry.

Pernyataan John Kerry ini disampaikan di Yordania usai bertemu kedua belah pihak.

Kerry kepada wartawan di Amman mengatakan bahwa kedua belah pihak telah ''mencapai kesepakatan mendasar untuk kembali dalam negosiasi langsung antara Palestina dan Israel.''

"Ini adalah langkah yang signifikan dan maju,'' katanya, tetapi menekankan bahwa hal ini ''masih dalam proses formalisasi."

Pembicaraan damai langsung antara Palestina dan Israel terakhir berlangsung tiga tahun lalu, tetapi dihentikan menyusul perluasan permukiman yang dilakukan Israel di Tepi Barat dan Yerusalem Timur.

'Jalan sulit di depan'

John Kerry tidak memberikan keterangan rinci terkait kesepakatan ini, tetapi pembicaraan awal akan segera digelar di Washington.

Kepala juru runding Palestina Saeb Erekat dan Tzipi Livni dari Israel akan pergi ke Washington ''pekan depan'' untuk memulai pembicaraan awal, tambah Kerry.

Kerry mengatakan rincian kesepakatan yang mungkin bocor di media adalah "dugaan" dan menekankan bahwa "cara terbaik untuk memberi peluang bagi negosiasi ini adalah tetap menjaganya secara rahasia."

Dia juga berterimakasih kepada Liga Arab, yang pada Rabu lalu mendukung rencananya untuk mengembalikan pembicaraan perdamaian, dengan mengatakan hal tersebut membuat "perbedaan yang penting".

Sebelumnya pada Jumat kemarin Kerry menggelar kunjungan mendadak ke Ramallah di Tepi Barat, untuk bertemu Presiden Palestina Mahmoud Abbas untuk ketiga kalinya dalam sepekan.

Menteri Luar Negeri AS ini juga berbicara melalui telepon dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, dan memuji keteguhan hati dua pemimpin ini.

"Perwakilan dua negara hari ini memutuskan bahwa jalan sulit di depan adalah layak untuk dilalui,'' katanya.

Wartawan BBC melaporkan meski sebuah langkah maju, tetapi kesepakatan ini terdengar rentan dan bisa gagal sebelum pembicaraan dimulai.

Bagaimanapun ini akan menjadi pembicaraan langsung pertama sejak negosiasi terakhir berhenti di tahun 2010.

Hak pengungsi Palestina, perbatasan, permukiman dan status Yerusalem adalah isu utama dalam status akhir kesepakatan damai.

Berita terkait