Ditemukan kadar tinggi pestisida dalam makanan terkontaminasi

Bihar
Image caption Pemerintah India menyatakan program makanan gratis mencapai 120 juta murid di seluruh India.

Kepolisian India mengatakan menemukan kadar pestisida pertanian yang tinggi dalam makanan beracun yang menewaskan 22 siswa sekolah.

Temuan didasarkan pada penyelidikan atas minyak makan yang digunakan serta makanan yang tersisa di salah satu sekolah di distrik Saran, negara bagian Bihar.

Kadar dari kandungan beracun di dalam minyak makan disebutkan mencapai lima kali lebih tinggi dari yang biasanya tersedia di pasar.

"Laporan menemukan organophospharus dalam sampel minyak makan yang dikumpulkan di sekolah tempat makan siang disiapkan dan disantap oleh anak-anak," tutur perwira tinggi polisi Ravinder Kumar kepada para wartawan, seperti dikutip kantor berita AFP.

Sebelumnya, pihak berwenang India mengatakan kepala sekolah bersangkutan melarikan diri dan belum diketahui keberadaannya.

Ditambahkan bahwa minyak makan yang digunakan untuk memasak makanan dibeli dari toko milik suaminya.

Program terbesar

Image caption Insiden makanan beracun memicu kemarahan orang tua murid dan warga setempat.

Insiden yang menewaskan 22 siswa sekolah yang berusia lima hingga 12 tahun ini memicu kemarahan warga orang tua dan warga setempat.

Sementara itu 47 murid lain menderita sakit setelah mengkonsumsi makanan yang terkontaminasi, dengan 28 di antaranya harus dirawat di rumah sakit.

Pemerintah India menjalankan program pemberian makanan gratis di sekolah-sekolah untuk meningkatkan kehadiran para siswa.

Namun sering sekali makanan gratis yang diberikan tergolong buruk dari segi kebersihan maupun kesehatan.

Pemerintah mengaku program makanan gratis berhasil mencapai 120 juta murid yang tersebar di 1,2 juta sekolah di seluruh India, yang merupakan program pemberian makanan gratis di sekolah yang terbesar di dunia.

Berita terkait