Korban konflik Suriah mencapai 100.000 jiwa

Ban Ki-moon dan John Kerry
Image caption Ban Ki-moon dan John Kerry menegaskan semakin mendesaknya jalan ke luar.

PBB mengatakan lebih dari 100.000 orang tewas dalam konflik di Suriah atau bertambah 7.000 dibanding perkiraan bulan lalu.

"Konflik di Suriah kini berlanjut hampir dua setengah tahun. Lebih dari 100.000 orang tewas dan jutaan meninggalkan rumahnya atau menjadi pengungsi di negara-negara tetangga," kata Sekjen PBB, Ban Ki-moon.

Dia menyampaikan perkiraan itu di kantor pusat PBB di New York bersama Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, John Kerry.

Keduanya menegaskan semakin mendesaknya upaya untuk menemukan solusi atas konflik di negara itu yang sudah berlangsung dua tahun lebih.

Dan Ban kembali mendesak agar bisa segera dilaksanakan perundingan damai internasional tentang Suriah.

Angka sebenarnya jauh lebih tinggi

"Kita harus segera mengakhirinya. Aksi militer dan kekerasan harus dihentikan kedua belah pihak dan sangat penting untuk menggelar konferensi internasional di Jenewa secepat mungkin seperti yang diprakarasai oleh (John) Kerry dan Menteru Luar Negeri Rusia, (Sergei) Lavrov."

Ditambahkan dia akan bekerja langsung bahwa bersama dengan utusan khusus internasional untuk Suriah, Lakhdar Brahimi untuk mempersiapkan pertemuan itu.

Sebelumnya PBB mengatakan bahwa statistik mereka diperkirakan jauh di bawah yang sebenarnya karena banyak kematian yang tidak dilaporkan secara resmi.

Sekitar 1,7 juta warga Suriah kini diperkirakan mengungsi ke negara-negara tetangga.

Dalam laporan sebelumnya, PBB menyatakan konflik di Suriah menyebabkan krisis pengungsi terburuk dalam 20 tahun terakhir, dengan rata-rata 6.000 orang mengungsi setiap hari di tahun 2013.

Berita terkait