Sedikitnya 16 orang tewas di Pakistan

Balukistan
Image caption Provinsi Balukistan, Pakistan, sering dilanda rangkaian serangan kekerasan.

Sedikitnya16 orang tewas dalam dua serangan militan di Provinsi Balukistan, Pakistan.

Dalam salah satu insiden, kelompok militan menyandera sebuah bus, beserta 26 penumpangnya, yang sedang dalam perjalanan menuju Punjab.

Setengah dari penumpang kemudian ditembak mati oleh penculiknya karena dianggap memiliki kaitan dengan militer maupun kepolisian.

Jenazah ke-13 orang tersebut ditemukan di dalam sebuah parit sekitar 70 km dari ibukota Provinsi Balukistan, Quetta.

Salah seorang pejabat provinsi, Akbar Hussain Durrani, mengatakan kepada kantor berita berita AFP, bahwa kelompok militan lebih dulu memblokade jalan sebelum menyandera bus.

Sementara itu dalam insiden terpisah, dua tentara dan seorang polisi tewas akibat serangan kelompok militan di Chilas, Pakistan utara.

Image caption Selain konflik sektarian, Balukistan juga menghadapi gerakan separatis.

Kelompok Taliban di Pakistan sudah mengatakan mereka yang melakukan serangan tersebut.

Sering jadi sasaran

Provinsi Balukistan merupakan salah satu kawasan yang paling sering dilanda kekerasan, baik yang dipicu oleh konflik sektarian antar umat Sunni dan Syiah maupun terkait gerakan separatis yang menginginkan Balukistan menikmati otonomi politik dan pembagian kekayaan alam yang lebih besar.

Pertengahan Februari tahun ini, sedikitnya 63 orang tewas akibat serangan bom di Quetta, dan hampir 200 lainnya cedera.

Bom meledak selepas tengah hari di pasar yang padat dan dekat dengan sebuah sekolah bahasa dan pusat komputer.

Sekitar sebulan sebelumnya, 95 orang tewas akibat serangkaian ledakan yang menghantam wilayah yang didominasi warga Syiah di Quetta.

Insiden itu sempat memicu unjuk rasa dari para keluarga korban yang menolak memakamkan jenazah untuk menuntut perlindungan yang lebih besar atas umat Syiah yang beberapa kali menjadi sasaran kekerasan.

Berita terkait