Kremlin "kecewa" kunjungan Obama batal

obama, putin
Image caption Pertemuan Obama dan Putin dalam di KTT G8, 17 Juni 2013 lalu.

Kremlin mengatakan "kecewa" atas pembatalan rencana pertemuan bilateral oleh Amerika Serikat, setelah Rusia memberikan suaka kepada pembocor rahasia intelijen, Edward Snowden.

Penasehat urusan luar negeri Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan tindakan tersebut menunjukan bahwa Amerika Serikat tidak bisa membangun hubungan dengan Rusia dengan "dasar kesetaraan".

Yuri Ushakov mengatakan pada Rabu (07/08) bahwa Rusia tidak bisa disalahkan atas kasus Snowden.

"Keputusan ini jelas terkait dengan masalah yang dialami oleh mantan agen layanan khusus AS [Edward] Snowden, yang bukan diciptakan oleh kami," katanya dalam konferensi pers lewat telepon.

"Dalam beberapa tahun, Amerika menghindar dari penandatanganan perjanjian ekstradisi," lanjut Ushakov, "Dan mereka selalu merespon negatif terhadap permintaan kami untuk mengekstradisi orang-orang yang melakukan kejahatan di wilayah Rusia, dengan alasan tidak ada perjanjian yang mengharuskan."

Namun dia mengatakan undangan untuk melakukan pertemuan bilateral masih terbuka.

"Wakil Rusia siap untuk terus bekerja sama dengan mitra Amerika pada semua isu-isu kunci dalam agenda bilateral dan multilateral," kata Ushakov.

Menambah ketegangan

Sebelumnya, Gedung Putih mengumumkan pembatalan pertemuan bilateral yang direncakanan berlangsung pekan depan. Pihak AS mengatakan pemberian suaka kepada Snowden telah memperdalam ketegangan antara dua negara.

Pembatalan diumumkan saat kunjungan Presiden Obama ke Los Angeles, setelah Obama menyatakan 'kecewa' dengan keputusan Rusia memberi suaka pada Snowden.

Namun Obama masih berencana untuk menghadiri pertemuan ekonomi G20 di St Petersburg, Rusia.

"Kami sudah mencapai kesimpulan bahwa tidak cukup kemajuan belakangan ini dalam agenda bilateral dengan Rusia untuk menggelar pertemuan puncak AS-Rusia," seperti tertulis dalam pernyataan Gedung Putih.

"Kami yakin bahwa akan lebih baik menunda pertemuan puncak sampai kami memiliki hasil lebih banyak dalam agenda bersama."

Obama dan Putin terakhir bertemu pada Juni lalu, di sela-sela KTT G8 di Irlandia Utara.

Edward Snowden adalah mantan pegawai CIA yang membocorkan program rahasia Amerika terkait pemantauan dan pengumpulan data komunikasi warga Amerika melalui telepon dan internet. Dia sempat ke Hong Kong sebelum menginap di wilayah transit bandara di Moskow, Rusia

Berita terkait