Pendukung Morsi bertahan di dalam masjid

  • 17 Agustus 2013
Mesir
Image caption Pendukung Morsi duduk di lantar Masjid al-Fath di Lapangan Ramses, 16 Agustus 2013.

Pasukan keamanan Mesir mencoba untuk mengakhiri pengepungan masjid di mana ratusan pendukung Ikhwanul Muslimin menghabiskan malam dengan membuat barikade di dalam bangunan tersebut.

Ketegangan ini muncul seiring dengan bentrokan berdarah pada sehari sebelumnya, Jumat (16/08) yang menyebabkan 80 orang meninggal dunia.

Mesir berada dalam situasi kacau setelah kamp protes di Kairo dibubarkan paksa pada Rabu (14/08) yang berdampak pada jatuhnya ratusan korban.

Pada Sabtu (17/08), polisi mengepung masjid al-Fath di Lapangan Ramses, Kairo di mana para pendukung Morsi bertahan.

Pasukan keamanan mencoba masuk ke dalam masjid untuk berunding dengan pengunjuk rasa dan menganjurkan mereka untuk pergi.

Siaran langsung televisi menunjukan pasukan keamanan dengan kelengkapan anti huru hara berada di luar masjid, namun tidak ada tanda-tanda aksi kekerasan.

Koresponden BBC di Kairo mengatakan orang-orang di dalam khawatir akan kemungkinan penangkapan dan aksi kekerasan lebih lanjut. Mereka ingin pasukan keamanan pergi sebelum mereka meninggalkan masjid.

Image caption Aksi protes terbaru pada Jumat, menewaskan setidaknya 80 orang.

Lapangan Ramses merupakan titik penting dalam bentrokan yang terjadi Jumat kemarin dan masjid langsung dipenuhi dengan orang-orang yang melarikan diri dari kekerasan, serta dipenuhi juga oleh orang yang tewas dan terluka.

Saksi mata mengatakan hampir 1.000 orang terperangkap di dalam.

Para pejabat keamanan dikutip oleh kantor berita resmi Mena mengatakan "elemen bersenjata" melepaskan tembakan dari dalam masjid.

Aksi protes "kemarahan"

Lebih dari 80 orang dinyatakan tewas di Mesir menyusul bentrokan antara pengikut setia Presiden terguling Mohammed Morsi dengan aparat keamanan, pada aksi protes terbaru pada Jumat (16/08) kemarin.

Kebanyakan laporan kematian terjadi di ibukota Kairo, sementara 25 laporan di wilayah lain, termasuk 12 di kota-kota Delta Nil. Partai Morsi, Ikhwanul Muslimin mengatakan pada Jumat (16/08) bahwa akan ada unjuk rasa satu pekan di seluruh Mesir.

Aksi protes ini dipicu himbauan Ikhwanul Muslimin yang mengajak pendukungnya untuk bergabung dengan "pawai kemarahan".

Ratusan demonstran berkumpul di masjid di lapangan Ramses dan membawa slogan "orang-orang ingin menggulingkan kudeta "- mengacu pada penggulingan Morsi oleh militer pada awal Juli.

Aksi protes ini dengan cepat berubah menjadi kekerasan, BBC Jeremy Bowen mengatakan pemicunya adalah ketika sebuah kantor polisi terbakar.

Dia melihat setidaknya 12 mayat dibawa ke sebuah masjid di dekat Lapangan Ramses.

Berita terkait