Juru bicara Ikhwanul Muslimin dilaporkan ditangkap

tentara mesir
Image caption Ikhwanul Muslimin menyatakan "kekuatan kudeta menculik Dr Ahmad Arif"

Portal berita swasta Mesir Al-Misri al-Yawm melaporkan bahwa polisi menangkap Ahmad Arif, juru bicara resmi kelompok Ikhwanul Muslimin, pada Kamis dini hari (22/08).

Arif ditangkap di apartemennya di wilayah Nasr City, Kairo, menurut laporan situs internet tersebut pada pukul 01:44 GMT (07:44 WIB).

Foto-foto Arif pasca penangkapannya dipublikasikan di jejaring sosial Facebook.

Sementara itu, situs Kebebasan dan Keadilan Ikhwanul Muslimin pada jam 02:07 GMT melaporkan bahwa "pasukan kudeta menculik Dr Ahmad Arif, juru bicara Ikhwanul Muslimin dan tokoh kunci di Aliansi Nasional untuk Mendukung Legitimasi dan Penolakan Kudeta."

Situs itu mengatakan "milisi" Menteri Pertahanan Abd-al-Fattah al-Sisi "menyerbu kediaman Arif di Jalan Abbas al-Aqqad" dan "membawanya ke tempat yang tidak diketahui."

Sementara itu, sebuah akun Twitter yang diduga dikelola oleh Biro Pusat Ikhwanul Muslimin atas nama pemimpin spiritual Muhammad Badi menyerukan panggilan "jihad" secara halus hari ini.

Akun berbahasa Arab itu pada pukul 05:30 GMT menulis: "Orang yang tidak berjihad, akan merasakan akibat dari sikap bungkamnya, demikian perkataan Sayyid Qutb semoga arwahnya tenang."

Sayyid Qutb adalah pemikir Islam dan anggota Ikhwanul Muslimin yang dieksekusi setelah divonis bersalah atas tuduhan berusaha menggulingkan rezim pada 1966 dan semasa hidupnya kerap dikritik karena selalu mencetuskan ide jihad "untuk mengubah masyarakat Muslim."

Berita terkait