Kebakaran hutan AS kian meluas

  • 27 Agustus 2013
yosemite
Image caption Meski tidak mencapai taman nasional, kebakaran ini mengancam pasokan air bersih dan listrik.

Kebakaran besar yang melanda di dalam dan sekitar Taman Nasional Yosemite California, Amerika Serikat, telah terus menyebar dan kini mencakup luasan hampir 600 km persegi, kata para pejabat.

Kebakaran itu juga telah menyebabkan hujan abu di waduk utama yang memasok air dan listrik ke San Francisco.

Pejabat kota mengatakan mereka mengalirkan air ke waduk yang lebih rendah dan memonitor kadar kontaminasi.

Kebakaran ini juga mengancam ribuan rumah dan beberapa pohon raksasa ternama California.

Angin kencang membuat api lebih sulit untuk dikontrol.

"Api ini terus menyebabkan semua tantangan bagi kami," kata Daniel Berlant dari Departemen Kehutanan dan Perlindungan Kebakaran California.

"Ini adalah pemadaman kebakaran yang sangat sulit."

Kebakaran dimulai pada tanggal 17 Agustus di Hutan Nasional Stanislaus namun penyebabnya masih belum diketahui.

Air bersih terancam

Sekitar 2.800 petugas pemadam kebakaran kini berjuang menangani api di medan sulit.

Evakuasi dilakukan secara sukarela dan beberapa wajib, juga sedang berlangsung. Meskipun kebakaran ini mengancam sekitar 5.000 rumah, hingga sekarang hanya beberapa telah hancur.

Gubernur California Jerry Brown telah mengumumkan keadaan darurat untuk San Francisco dalam jarak 220km karena titik api itu juga mengancam jaringan yang mengalirkan listrik ke kota.

Debu-debu dilaporkan berjatuhan seperti salju di tempat penampungan air Hetchy Hetch, yang memasok 85% air bagi San Francisco.

Jarak pandang di daerah ini turun menjadi 30m, namun para pejabat mengatakan kualitas air masih baik.

"Air yang kami terima masih berkualitas baik,'' kata Harlan Kelly Jr, manajer umum Umum Komisi Utilitas kota.

"Kami menurunkan air sebanyak mungkin dan mengisi semua waduk setempat."

Dua dari tiga stasiun pembangkit listrik tenaga air yang melayani kota ditutup. Hal ini memaksa Komisi Fasilitas Publik San Francisco menghabiskan dana US$600.000 (Rp6,7 miliar) untuk membeli listrik dari pasar terbuka.

Pihak berwenang mengatakan mereka tidak memiliki rencana untuk menutup taman Yosemite, yang dikunjungi 15.000 turis per hari di musim panas.

Berita terkait