Jenderal dan tentara diadili di Turki

  • 2 September 2013
Purnawiran Ismail Hakki Karadayi
Image caption Karadayi memimpin militer mulai 1994 hingga 1998 ketika militer khawatir akan pengaruh Islam.

Mantan pemimpin militer Turki Jenderal Purnawiran Ismail Hakki Karadayi dan 102 orang terdakwa lain diadili atas keterlibatan mereka dalam menggulingkan pemerintah pada 1977.

Dalam sidang di Ankara pada Senin (02/09), nama 103 terdakwa muncul dalam surat dakwaan setebal 1.300 halaman. Sebagian dari mereka masih aktif di militer dan sebagian lainnya sudah pensiun.

Mereka didakwa "menggulingkan paksa dan berpartisipasi dalam menggulingkan" pemerintah. Sekitar sepertiga jumlah terdakwa saat ini berada di tahanan.

Mereka terancam hukuman penjara seumur hidup bila terbukti bersalah "menggulingkan pemerintah Turki secara paksa" karena memaksa perdana menteri saat itu, Necmettin Erbakan, mengundurkan diri.

Penyelidikan mengenai penggulingan Perdana Menteri Necmettin Erbakan pada 1997 mencakup serangkaian kasus hukum dengan sasaran militer yang sebelumnya sangat berpengaruh di Turki. Namun selama satu dekade terakhir pengaruh militer semakin terkikis.

Politik berhaluan Islam

Jenderal Ismail Hakki Karadayi ditangkap pada Januari 2013 sehubungan dengan upaya menjatuhkan pemerintah berhaluan Islam pada 1997.

Ia ditangkap di rumahnya di Istanbul dan diinterogasi di Ankara.

Sejumlah pengamat mengatakan sidang ini merupakan sidang terbaru dalam serangkaian sidang yang dianggap bertujuan mengikis pengaruh militer.

Hal tersebut dianggap penting bagi Perdana Menteri Tayyip Erdogan.

Ia adalah anggota pemerintah yang digulingkan pada 1977.

Menurut para pengamat, pemerintah yang digulingkan saat itu membuka jalan bagi keberhasilan partai AK saat ini pimpinan Erdogan. Pemerintah yang digulingkan dianggap memelopori politik berhaluan Islam di negara sekuler Turki.

Proses sidang diperkirakan akan memerlukan waktu berbulan-bulan.

Berita terkait