Sedikitnya 15 tewas dalam serangan di Somalia

  • 7 September 2013
Mogadishu
Restoran yang diserang sering dikunjungi oleh para politisi dan wartawan.

Ledakan di sebuah restoran dan hotel dekat gedung parlemen di ibukota Somalia, Mogadishu, menewaskan 15 orang.

Kepolisian setempat mengatakan ledakan terjadi di restoran Village dan hotel Muna, dua tempat yang cukup terkenal bagi pegawai pemerintah dan sebelumnya pernah menjadi sasaran serangan.

Belum jelas siapa yang melakukan serangan yang tampaknya menghancurkan sebagian besar atap restoran.

Somalia sedang berjuang melawan pemberontak yang dopimpin oleh kelompok Islam dan tingginya tingkat kejahatan.

Restoran Village berada sejauh satu kilometer dari istana kepresidenan tetapi tidak dalam zona pengamanan kota. Namun restoran ini banyak dikunjungi politisi maupun wartawan.

Dioperasikan oleh pengusaha Somalia, Ahmed Jama, restoran ini pernah menjadi sasaran serangan dua bom bunuh diri pada September tahun lalu yang menewaskan 14 orang.

Kelompok militan

Sejak penggulingan Presiden Siad Barre pada 1991, banyak pihak mencoba menguasai Somalia, termasuk militan Islam dan klan-klan pemberontak.

Presiden Hassan Sheikh Mohamud yang berkuasa setahun lalu didukung PBB untuk mengakhiri kekerasan yang telah terjadi selama dua dekade.

Meskipun kelompok Islam al-Shabab didorong keluar dari Mogadishu pada tahun 2011, mereka masih sering melancarkan serangan di kota itu.

Kelompok ini juga menguasai sebagian besar wilayah Somalia, khususnya bagian selatan dan tengah.

Sebelumnya, sekompok Islamis juga pernah menyerang kantor PBB Somalia dan menewaskan 15 orang.

Berita terkait