Mau bakar Al-Quran, pendeta ditahan

  • 12 September 2013
terry jones
Image caption Dia sebelumnya juga pernah menyatakan akan membakar Al-Quran pada 2010 lalu.

Pendeta kontroversial Amerika Serikat ditahan di Florida setelah mengatakan berencana membakar 3.000 buah Al-Quran pada peringatan peristiwa 11 September.

Terry Jones, 61, dihentikan oleh polisi ketika dia mengemudi sebuah truk yang menarik tempat panggangan barbekyu berisi Al-Quran yang disiram minyak tanah atau kerosin.

Dia mengatakan akan membakar 2.998 buah Al-Quran di taman Tampa Bay sebagai bentuk pengakuan terhadap pada korban 11 September.

Ancaman Terry Jones untuk membakar Al-Quran pernah dia ungkapkan pada 2010 lalu dan langsung menuai kemarahan hebat.

Jemaatnya di Dove World Outreach Center di Gainsville, Florida, memang membakar Al-Quran pada 2011. Hal ini menyebabkan protes yang berujung kekerasan di seluruh Timur Tengah dan di Afghanistan.

Terry Jones ditahan -bersama dengan pendeta rekannya Marvin Sapp Jr -saat mereka berkendara melalui kota Mulberry, pada Rabu (11/09).

Selain menggerek trailer yang berisi alat pemanggang dan Al-Quran, pendeta ini juga dilaporkan membawa botol-botol kerosin tambahan dalam truknya.

Dua laki-laki ini didakwa dengan tuduhan membawa bahan bakar secara ilegal dan Jones juga didakwa karena secara terbuka membawa senjata api, demikian kata polisi.

Kepolisian setempat, Grady Judd, mengatakan para detektif sebelumnya telah memperingatkan Jones bahwa rencananya itu melawan hukum.

"Kami tidak hanya mengatakan kepadanya bahwa ia memiliki hak untuk bebas berbicara," kata Sheriff Judd.

"Kami juga mendorong dia untuk datang ke taman dan menyampaikan pernyataan yang ia inginkan. Tapi dia tidak akan bisa datang ke taman dan melanggar hukum."

Berita terkait