Pemerkosa mahasiswi India akan dihukum

Protes perkosaan
Image caption Menurut pengacara terdakwa gencarnya pemberitaan media menggiring jalannya sidang.

Empat orang yang dinyatakan bersalah memperkosa dan membunuh seorang mahasiswi di ibukota India Delhi akhir tahun lalu dijadwalkan segera menerima vonis.

Mukesh Singh, Vinay Sharma, Akshay Thakur dan Pawan Gupta sebelumnya dinyatakan bersalah atas semua tuduhan pada Selasa (10/09) lalu.

Jaksa mengatakan mereka layak mendapatkan hukuman mati karena kebrutalan kejahatan mereka. Sedangkan pengacara berencana untuk mengajukan banding.

Korban adalah seorang mahasiswi berusia 23 tahun yang diserang dalam sebuah bus bulan Desember lalu dan kemudian meninggal dua minggu kemudian.

Kasus ini menyebabkan protes yang berujung kekerasan selama berhari-hari di seluruh India dan memunculkan amandemen sanksi baru terhadap pemerkosaan.

Jaksa penuntut umum Dayan Krishnan mengatakan kepada Hakim Yogesh Khanna pada sidang pada hari Rabu (11/09) bahwa "hukuman yang tepat adalah tidak kurang dari kematian."

Banding

Menentang hukuman mati, pengacara mengatakan bahwa liputan media telah berpengaruh kepada jalannya persidangan.

Pengacara untuk tiga orang tersangka yang telah menyangkal semua tuduhan ini mengatakan mereka akan mengajukan banding atas putusan ini.

Pada Selasa lalu, Hakim Khanna mengatakan mereka "bersalah atas pemerkosaan, pelanggaran tidak wajar, perusakan barang bukti ... dan untuk melakukan pembunuhan korban tak berdaya."

Image caption Pemerkosaan ini memicu protes selama berhari-hari di India.

Pengacara untuk para terdakwa ini mengatakan dalam persidangan bahwa klien mereka disiksa dan beberapa pengakuan mereka -yang kemudian ditarik- muncul karena dipaksa.

Juru warta setempat mengatakan penyiksaan umum dipakai dalam sistem peradilan pidana yang kacau di India.

Kasus ini memicu perdebatan nasional tentang perlakuan terhadap perempuan. Serangkaian perkosaan juga terjadi di India setelah peristiwa ini.

Hukum baru yang lebih berat diperkenalkan Maret lalu yang memungkinkan hukuman mati -yang sangat jarang dijatuhkan di India- dijatuhkan dalam kasus perkosaan.

Pada tanggal 31 Agustus lalu, seorang remaja yang dinyatakan bersalah karena turut berperan dalam pemerkosaan itu dihukum tiga tahun di penjara pembinaan, karena kejahatan itu dilakukan ketika ia berusia 17. Dia juga membantah semua tuduhan yang ditujukan terhadapnya.

Tersangka lain, Ram Singh, ditemukan tewas di selnya pada bulan Maret. Petugas penjara mengatakan mereka yakin tersangka gantung diri tetapi keluarganya menuduh dia dibunuh.

Berita terkait