Angkutan udara untuk korban banjir Meksiko

Acapulco
Image caption Masih banyak turis dan warga setempat yang menunggu angkutan udara.

Lebih dari 2.000 turis diselamatkan dari banjir dengan menggunakan helikopter di kawasan wisata Acapulco di Meksiko.

Para turis tersebut -baik turis asing maupun turis domestik- di bawa ke ibukota Mexico City.

Namun diperkirakan masih terdapat 40.000 turis maupun warga setempat yang terperangkap banjir di kota itu dan kawasan pantai barat karena tanah longsor menutup jalan utama.

Angin topan Manuel yang menghantam sebagian kawasan negara itu langsung diikuti dengan badai Hurricane, sehingga menyebabkan kerusakan besar.

Sedikitnya 57 orang tewas akibat tanah longsor dan banjir, yang merupakan terburuk di Meksiko sejak tahun 1958 lalu ketika topan juga langsung diikuti dengan badai.

Masih terperangkap

Seorang turis asal Kanada yang diselamatkan mengatakan bahwa kini mereka sedang berupaya untuk pulang secepatnya.

Image caption Hujan dan angin masih menghambat petugas bekerja secara maksimal.

"Saya melihat orang saling tolong menolong dan saya mencoba pulang ke rumah secepat mungkin," tutur Michael Paliti.

Namun bagi yang masih berada di tempat yang dikelilingi genangan air, masa penantian masih belum jelas.

"Kami putus asa karena kami tidak bisa kembali ke kota kami untuk bekerja. Sementara ini, tidak ada harapan untuk kembali," kata Isabel Duarte, seorang turis lain.

Di kawasan timur Meksiko, angin ribut Hurricane sudah agak melemah setelah sempat menghantam kuat kota La Pesca pada Senin, 16 September.

Wartawan BBC di Mexico Sity, Will Grant, melaporkan bahwa warga Meksiko kini berharap cuaca akan segera membaik sehingga memberi kesempatan lebih besar bagi petugas penyelamat untuk bekerja.

Namun untuk sementara, hujan dan angin keras masih tetap melanda negara-negara yang memerlukan bantuan.

Berita terkait