TNA menang pemilu di Sri Lanka utara

  • 22 September 2013
Sri lanka
Image caption Pemilu ini dianggap penting sebagai upaya rekonsiliasi antara Tamil dan Sinhala.

Partai utama Tamil di Sri Lanka memenangkan pemilu pertama untuk dewan semi otonom di sebelah utara kepulauan setelah wilayah itu mengalami perang etnis bertahun-tahun.

Aliansi Tamil Nasional (TNA) memenangkan 30 kursi untuk anggota dewan dalam pemilu di provinsi utara, Sabtu (22/09).

Koalisi Presiden Mahinda Rajapaksa hanya memenangkan tujuh kursi sisanya, sementara Kongres Muslim Sri Lanka mendapat satu kursi.

Pemungutan suara diadakan empat tahun setelah pasukan pemerintah mengalahkan kelompok pemberontak Macan Tamil.

TNA kini akan menjadi pemerintah daerah fungsional pertama di wilayah itu.

Wartawan BBC Charles Haviland di Jaffna mengatakan hasil ini menunjukan wilayah utara yang mayoritas dihuni oleh etnis Tamil mencari kepemimpinan yang dapat mewakili suara mereka.

Masa-masa menjelang pemilu sempat dirusak oleh tuduhan intimidasi militer. Namun tuduhan ini dengan tegas disanggah oleh pihak berwenang.

Beberapa daerah di utara pernah dikuasai kubu pemberontak Macan Tamil, yang berperang melawan tentara Sinhala untuk mendirikan sebuah negara terpisah.

Para pemberontak dikalahkan pada Mei 2009, tetapi tahap akhir dari perang yang masih dipersoalkan adalah soal tuduhan kejahatan perang

Pemilu ini dinilai oleh PBB dan masyarakat dunia sebagai sebuah pengukur penting untuk rekonsiliasi antara Tamil dan mayoritas etnis Sinhala, yang sebagian besar mengontrol pemerintah Sri Lanka dan militer.

Pemungutan suara dapat menjadi solusi tentang bagaimana negara harus mengakomodasi etnis minoritas yang mengeluh menjadi warga kelas dua tanpa suara dalam urusan mereka sendiri.

Berita terkait