Partai Berlusconi tarik menteri

Silvio Berlusconi
Image caption Silvio Berlusconi pernah empat kali jadi perdana menteri dan diduga tak akan dipenjara.

Partai politik bentukan mantan PM Italia Silvio Berlusconi mengatakan akan menarik lima menterinya dari posisi mereka di kabinet koalisi yang memerintah negeri itu saat ini.

Perkembangan terakhir ini merupakan buntut dari memburuknya hubungan antara partai Berlusconi dengan kubu tengah-kini PM Enrico Letta yang sekarang berkuasa.

Berlusconi sebelumnya mengatakan akan menarik para menterinya kalau dirinya sampai dipecat dari Senat karena tudingan penggelapan pajak.

Krisis politik terbaru ini bisa berujung pada pemilu baru di tengah situasi ekonomi yang belum membaik.

PM Letta terbang kembali ke Italia dari New York Jumat (27/09) lalu dalam upaya mencegah pemerintahannya ambruk.

Namun ia juga telah mengatakan jika pada pekan mendatang pemerintahannya kalah mengahadapi mosi tidak percaya di parlemen, dirinya akan mundur.

Dalam pernyataannya Berlusconi mengatakan ultimatum PM tersebut "tak dapat diterima".

Partai tengah-kanan Berlusconi, Partai Rakyat Merdeka (PDL) menentang rencana menaikkan pajak penjualan, yang merupakan upaya pemerintah Italia untuk mengurangi beban utang yang sangat besar.

"Saya sudah undang wakil dari Partai Rakyat Merdeka yang duduk dalam pemerintahan untuk melihat apakah tepat jika mereka menyerahkan pengunduran diri," kata Berlusconi.

'Tanggung jawab'

Sementara Menteri Dalam negeri sekaligus Sekjen PDL Angelino Alfano menuding PM Letta melakukan "pelanggaran berat pakta pembentukan pemerintahan kali ini".

Sebaliknya menurut PM Letta pimpinan PDL menyampaikan "dusta besar" pada rakyat Italia dengan menggunakan pajak penjualan sebagai dalih untuk menghindar dari persoalan hukum pribadinya.

"Dalam parlemen, semua orang harus memikul tanggung jawab terhadap tindakan mereka pada bangsa ini."

Kasus hukum Berlusconi disebut-sebut sebagai penyebab munculnya ketegangan dalam tubuh koalisi.

Sebuah komite Senate pekan depan akan memutus apakah Berklusconi akan dipecat setelah Mahkamah Agung setempat mengeluarkan putusan tetap bersalah karena kasus penggelapan pajak.

Ini merupakan putusan bersalah pertama yang dinyatakan setelah proses banding sepanjang dua dekade pria flamboyan ini dibelit berbagai kasus hukum.

Ia pernah divonis harus masuk penjara tahun lalu namun kemudian diperkirakan hanya akan menjalani status tahanan rumah atau pelayanan masyarakat karena usianya.

Pernah menjadi perdana menteri Italia selama empat kali, Berlusconi kini berusia 76 tahun.

Berita terkait