Rusia mendakwa semua pegiat Greenpeace

Greenpeace
Image caption Petugas Komisi Penyelidikan Rusia di atas kapal Arctic Sunrise di Murmansk.

Pihak berwenang Rusia mengenakan dakwaan pembajakan atas 16 pegiat Greenpeace lainnya terkait unjuk rasa atas eksplorasi di Arktik.

Sehari sebelumnya, Rabu (02/10), 14 pegiat lingkungan Greenpeace sudah dijatuhi dakwaan serupa.

Dengan demikian maka seluruh 30 awak kapal Arctic Sunrise -yang diserang aparat keamanan Rusia September lalu- sudah didakwa.

Mereka kemudian dibawa ke pelabuhan Murmansk dan kini terancam dengan hukuman penjara maksimal 15 tahun jika terbukti bersalah.

Wartawan BBC di Moskow, Daniel Sandford, melaporkan 16 pegiat yang baru didakwa sudah dibawa ke kantor Komisi Penyelidikan, atau badan penyidik federal Rusia.

Komisi Penyelidikan sebelumnya mengatakan bahwa tujuan damai dari aksi itu tidak bisa membenarkan yang mereka sebut sebagai sebuah 'serangan' yang membawa ancaman atas anjungan minyak dan pekerjanya.

'Tidak masuk akal'

Image caption Kapal Arctic Sunrise milik Greenpeace diserbu aparat keamanan Rusia.

Dakwaan atas para anggota Greenpeace ini terkait dengan aksi dua pegiat yang menaiki anjungan minyak lepas pantai Prirazlomnaya milik perusahaan Gazprom sebagai aksi protes atas eksplorasi minyak.

Kedua pegiat itu melancarkan aksi protesnya dari kapal Arctic Sunrise, yang berisi pegiat dari 18 negara.

Greenpeace mengatakan dakwaan atas para anggotanya itu 'tidak masuk akal, aneh, dan kejam'.

Presiden Vladimir Putin sudah mengatakan bahwa menurutnya para pegiat bukan pembajak namun telah melanggar undang-undang internasional.

Kelompok hak asasi manusia internasional, Human Rights Watch, mendesak agar pemerintah Rusia membebaskan para pegiat Greenpeace tersebut.

Berita terkait