Empat pendukung Morsi tewas

bentrok_mesir
Image caption Bentrok tidak hanya melukai warga sipil tetapi juga aparat keamanan yang berjaga.

Empat orang dilaporkan tewas dalam bentrokan antara pendukung Mantan Presiden Mesir Mohammed Morsi dengan aparat keamanan dan kelompok penentangnya.

Petugas kesehatan mengatakan selain empat orang tewas ada sekitar 40 orang lainnya yang mengalami luka akibat terkena tembakan dan ledakan roket yang terjadi di pusat kota Kairo.

Untuk menghentikan bentrokan pasukan keamanan Mesir menggunakan gas air mata dan terus menekan kerumunan massa yang mencoba menuju lapangan Tahrir.

Lapangan itu sendiri oleh petugas keamanan memang telah ditutup untuk mencegah pendukung mantan Presiden Morsi kembali menduduki lapangan tersebut.

Lapangan Tahrir oleh mereka dipandang sebagai simbol perlawanan terhadap rezim Hosni Mubarak yang digulingkan pada tahun 2011 lalu.

Laporan mengatakan empat orang yang tewas dalam peristiwa bentrokan kemarin semuanya adalah pendukung Ikhwanul Muslimin.

Mereka tewas setelah terlibat dalam bentrok yang terjadi di dua kawasan pemukiman di Kairo.

Sedikit tenang

Stasiun televisi milik pemerintah mengatakan selain di Kairo bentrokan juga terjadi di sebelah utara distrik Sharqiya, sebelah timur Giza dan kota pelabuhan Alexandria.

Pendukung Morsi mengatakan mereka akan terus mengintensifkan aksinya sebagai bagian untuk memperingati 40 tahun perang Arab-Israel yang akan jatuh pada hari Minggu (06/10) besok.

Dalam pernyataan yang disampaikan pada hari Kamis lalu, para pendukung Morsi juga membandingkan langkah militer Mesir yang menyingkirkan Morsi dengan Adolf Hitler, Nero di jaman Romawi dan Hulagu Khan dari Mongolia.

Image caption Pendukung Morsi juga berencana memperingati 40 tahun perang Arab-Israel.

Namun aksi kelompok pendukung Morsi mendapat perlawanan dari kelompok penentangnya yang juga akan melakukan aksi tandingan turun ke jalan.

Wartawan BBC di Kairo, Quentin Sommervile mengatakan kondisi jalan di Kairo mulai tenang pada pukul 19.00 hari Jumat (04/10) waktu setempat.

Dia mengatakan meski kondisi sudah tenang, petugas keamanan tetap melakukan penjagaan ketat di Kairo.

Ribuan anggota Ikwanul Muslimin ditangkap dalam dua bulan belakangan, termasuk beberapa pemimpinnya.

Presiden Morsi sendiri kini sudah didakwa dengan menghasut kekerasan dan pembunuhan terkait dengan kekerasan yang terjadi di luar istana presiden Desember tahun lalu yang mengakibatkan tujuh orang tewas.

Berita terkait