Evakuasi korban kapal tenggelam berlanjut

  • 5 Oktober 2013
Imigran Italia
Image caption Pera penyelamat berharap dapat menemukan jenazah korban tewas.

Tim penyelamat kapal imigran yang tenggelam, berharap dapat mengevakuasi korban kapal tenggelam di dekat pulau Lampedusa Italia.

Sejauh ini para penyelamat telah menemukan 111 jenazah korban tewas, dan 155 orang diselamatkan dalam keadaan hidup di laut Mediterania.

Dalam pencarian yang telah dilakukan sejak Jumat (4/10), para penyelamat berharap dapat menemukan jenazah para korban di bangkai kapal.

Kapal mengangkut sekitar 500 imigran asal Eritrea dan Somalia, dan diperkirakan korban tewas mencapai lebih dari 200 orang.

Korban selamat mengatakan, kapal mulai tenggelam akibat mesin mati ketika berada di dekat Pulau Lampedusa, Kamis pagi.

Kemudian beberapa penumpang mulai membakar benda yang ada disekitar kapal untuk menarik perhatian kapal lain yang melewati lautan tersebut, tetapi api tersebut menyebar ke badan kapal.

Peristiwa itu membuat Italia berkabung dan menaikan bendera setengah tiang serta mengheningkan cipta selama satu menit di sekolah-sekolah Italia.

Peringatan untuk mengenang para korban dilakukan dengan mengheningkan cipta dan menyalakan lilin di Lampedusa, yang diikuti oleh sebagian besar penduduk pulau tersebut, seperti dilaporkan oleh wartawan BBC Gavin Hewitt.

Pencegahan

Image caption Korban tewas diperkirakkan mencapai lebih dari 200 orang

Masyarakat pulau tersebut berduka, tetapi juga marah atas tragedi yang sering terjadi dan tak banyak upaya pencegahan yang dilakukan, seperti disampaikan Hewitt.

Paus Francis, mengunjungi Assisi, menggambarkan peristiwa itu sebagia duka bagi para korban, dan mengecam pengabaian yang dilakukan terhadap orang-orang yang ingin melarikan diri dari kemiskinan dan kelaparan.

Dia mengatakan ingin menggunakan biara Katolik untuk menampung para pengungsi.

Walikota Lampedusa Giusi Nicolini mengatakan : "Setelah kematian ini, kami berharap ada sesuatu yang berubah. Tak bisa selamanya seperti ini."

"Masa depan Lampedusa berhubungan langsung dengan kebijakan imigrasai dan pencari suaka."

Menteri Dalam Negeri Angelino Alfano mengatakan : "Ini bukan tragedi Italia, ini merupakan tragedi Eropa. Lampedusa merupakan perbatasan Italia, bukan perbatasan Italia."

Berita terkait