Rangkaian serangan di Mesir tewaskan 10 orang

  • 7 Oktober 2013
Sinai
Image caption Aparat keamanan Mesir di Sinai belakangan sering menjadi sasaran kekerasan.

Serangkaian serangan atas sasaran keamanan Mesir di beberapa tempat sedikitnya menewaskan sepuluh orang dan melukai sejumlah lainnya.

Sekelompok pria bersenjata menyerang sebuah pos pemeriksaan di kota Ismailiya dan menewaskan lima tentara Mesir yang berada di dalam sebuah mobil.

Setelah serangan tersebut, sebuah bom mobil berkekuatan besar merusak kantor pusat aparat keamanan di kota Al-Tour, Sinai Selatan.

Sedikitnya lima orang tewas dan 50 lainnya cedera namun diperkirakan masih banyak yang tertimbun di bawah puing-puing bangunan.

Aparat keamanan di Sinai dalam beberapa pekan belakangan ini sering menjadi sasaran kekerasan.

Kekerasan paling parah

Namun serangan Senin 7 Oktober dianggap sebagai kekerasan yang paling serius sejauh ini karena mengenai kantor pusat aparat keamanan di wilayah tersebut.

Wartawan BBC di Kairo, Quentin Sommerville, melaporkan Sinai kini mendapat julukan sebagai 'Afghanistan baru' karena kekerasan yang marak dan menjadi lokasi operasi besar-besaran milter Mesir.

Sementara itu sebuah roket menghantam stasiun satelit di kawasan pinggiran ibukota Kairo dan aparat keamanan mengatakan satu satelit komunikasi rusak akibat serangan.

Rangkaian serangan ini terjadi ditengah-tengah meningkatnya ketegangan antara militer Mesir -yang menggulingkan Presiden Mohamed Morsi dan pendukung pemerintahan sementara- dengan kelompok Ikhwanul Muslimin yang menentang penggulingan Presiden Morsi.

Sehari sebelumnya, 50 orang tewas dan puluhan lain terluka dalam bentrokan antara polisi dan pendukung Presiden Morsi, yang menggelar unjuk rasa bersamaan dengan peringatan 40 tahun perang Arab-Israel tahun 1973.

Berita terkait