Korban kapal tenggelam di Italia bertambah

  • 8 Oktober 2013
Italy
Image caption Tentara ikut mengevakuasi jenazah para korban kapal tenggelam.

Korban tewas kapal pengangkut imigran yang tenggelam di dekat Pulau Lampedusa, Italia mencapai 232 orang.

Petugas penyelamat berhasil mengevakuasi 38 jenazah dari lambung kapal, yang sebelumnya diperkirakan tak dapat dijangkau oleh tim penyelamat.

Pejabat angkatan laut mengatakan para penyelamat "membongkar sebuah tembok manusia", jenazah-jenazah tersebut "saling mengait satu sama lain" sehingga sulit untuk dikeluarkan dari kapal.

Kapal yang mengangkut sekitar 500 imigran yang sebagian besar dari Somalia dan Eritrea itu terbakar dan tenggelam di dekat kepulauan Sisilia, Lampedusa. Sekitar 155 orang penumpang selamat dalam peristiwa tersebut.

Operasi untuk mengevakuasi jenazah dari lambung kapal terhenti di malam hari, tetapi akan diteruskan pada Selasa (8/10).

Atasi imigran

Puluhan ribu imigran berupaya menyebrang dari Afrika Utara ke Sisili dan pulau-pulau lain di Italia setiap tahun, dan kecelakaan sering terjadi, tetapi peristiwa pada Kamis lalu merupakan yang paling banyak memakan korban.

Bangkai kapal berada di kedalaman 47m dari permukaan laut, sehingga para penyelam hanya dapat bertahan sebentar saja di dekat kapal.

Seluruh mayat yang berada disekitar kapal dan di geladak kapal telah dievakuasi, seperti disampaikan oleh polisi, diperkirakan masih ada puluhan jenazah yang berada didalamnya.

"Saya yakin hal yang paling sulit dalam proses evakuasi dimulai dari sekarang. Tetapi secara teknik ini akan lebih menantang," seperti disampaikan oleh penjaga pantai Rocco Pilon kepada kantor berita Reuters.

Pemerintah Italia telah menyebutkan akan mengamandeman UU Imigrasinya. Otoritas telah membantah tuduhan bahwa mereka lambat dalam melakukan penyelamatan.

Prancis telah mendesak digelarnya pertemuan Uni Eropa setelah Italia meminta bantuan untuk mengatasi masalah imigran.

Berita terkait