PM Libia Ali Zeidan dibebaskan

Ali Zeidan
Image caption Ali Zeidan diculik dari hotelnya di ibukota Libia, Tripoli, Kamis pagi.

Perdana Menteri Libia Ali Zeidan telah dibebaskan beberapa jam setelah diculik oleh para militan, kata sumber-sumber pemerintah.

Zeidan diculik dari hotelnya di ibukota Tripoli oleh kelompok orang bersenjata pada Kamis pagi (09/10).

Bekas kelompok pemberontak yang menyebut diri Ruang Operasi Revolusioner, mengatakan mereka menahan Zeidan atas perintah dari kejaksaan.

Namun kementerian kehakiman menyanggah telah mengeluarkan surat penangkapan.

Kelompok milisi ini merupakan satu dari beberapa kelompok yang marah atas serangan komando Amerika Serikat ke Libia Sabtulalu, yang berujung pada penangkapan tersangka al-Qaida, Anas al-Liby.

Banyak kalangan yang mengangkat serangan ini sebagai pelanggaran kedaulatan Libia.

Sejumlah kalangan juga meminta pemerintah untuk memberikan penjelasan apakah terlibat dengan serangan Amerika itu.

Melebihi wewenang polisi

Kelompok pemberontak itu merupakan salah satu dari sejumlah grup yang beroperasi di Libia.

Kelompok-kelompok milisi biasanya berada di bawah kementerian namun sering bertindak secara independen.

Sejumlah laporan menyebutkan kelompok milisi sering bertindak melebihi wewenang polisi dan tentara.

Pemerintah Libia mengalami kesulitan untuk menghadapi kelompok milisi yang menguasasi sebagian wilayah di Libia, dua tahun setelah Muamar Khadafi digulingkan.

Sebelumnya Sekjen NATO Anders Fogh Rasmussen menyerukan agar Zeidan segera dibebaskan.

"Saya mengamati perkembangan ini dengan sangat prihatin," kata Rasmussen dalam jumpa pers.

Inggris dan Prancis mengusulkan pemberontakan daerah zona beas terbang NATO di Libia tahun 2011 pada awal masa pemberontakan terhadap Khadafi.

Berita terkait