Ledakan pabrik mercon Vietnam, 24 tewas

  • 13 Oktober 2013
Ledakan mercon
Image caption Ledakan dilaporkan dapat terdengar dari radius 10km dan berlangsung berjam-jam.

Menurut polisi di Vietnam, jumlah korban jiwa akibat ledakan di sebuah pabrik kembang api menjadi 24 orang sementara korban luka diperkirakan mencapai 20 orang.

Polisi setempat menduga rangkaian ledakan terjadi Sabtu (12/10) karena berbagai bahan peledak di simpan di lokasi yang sama dengan pabrik itu, yang terletak di zona militer Z121 di Vietnam bagian utara.

"Setidaknya 24 orang tewas, kami sudah mengidentifikasi 16 jenazah diantaranya," kata pejabat polisi Provinsi Phu Tho, Pham Quang Minh sebagaimana dikutip kantor berita AFP.

Saat mula-mula terjadi ledakan diumumkan sudah 15 orang tewas namun angka itu segera bertambah menjadi 21 orang pada hari kecelakaan. Meski demikian Minh mengatakan jumlah korban cedera tak sebanyak yang disebutkan sebelumnya, mencapai 100 orang, yang kini diperkirakan hanya sekitar 20 orang.

"Menurut penyelidikan awal kami, beberapa bahan peledak memang meledak sendiri di gudang penyimpanan, kemudian menyebabkan berkobarnya api dan memicu ledakan-ledakan berikutnya," tambahnya.

Saksi mata mengatakan rangkaian ledakan ini terdengar berdentuman silih berganti selama beberapa jam mengakibatkan asap mengepul ke udara.

Pabrik di dalam komplek militer yang terletak sekitar 120 km utara ibukota Hanoi ini mempekerjakan kurang lebih 300 buruh.

Saat ini sebagian besar area sekitar pabrik masih ditutup garis polisi sementara warga di lokasi terdekat diungsikan.

Kebakaran akibat ledakan pabrik akhirnya bisa dikendalikan, menurut polisi, namun mereka khawatir akan menemukan jenazah lain di antara reruntuhan puing pabrik.

Pabrik kembang api ini menurut pejabat sempat dipakai sebagai lokasi produksi mercon untuk keperluan militer serta upacara resmi lainnya.

Berita terkait