Menlu AS mendadak kunjungi Mesir

kerry
Image caption Menlu John Kerry dijadwalkan mengunjungi wilayah Timur Tengah dan Afrika Utara.

Menteri Luar Negeri Amerika Serikat John Kerry mengunjungi Mesir secara tiba-tiba pada saat ia memulai tur mengunjungi beberapa negara di wilayah Timur Tengah dan Afrika Utara.

Kerry yang merupakan pejabat paling senior Amerika akan mengunjungi Mesir sejak tersingkirnya Presiden Mohammed Morsi pada bulan Juli lalu dan akan berada di sana hanya beberapa jam.

Kunjungan ini dirahasiakan oleh para pejabat AS sampai ia mendarat - meskipun media pemerintah Mesir memang mengumumkan kedatangannya.

Ini adalah kali pertama Menlu AS melakukan perjalanan ke Mesir secara mendadak untuk alasan keamanan karena dilakukan pada saat terjadi ketegangan antara Washington dan Kairo.

Wartawan BBC Kim Ghattas yang bepergian dengan Kerry mengatakan itu adalah jenis tindakan pencegahan yang sering dilakukan pejabat AS ketika bepergian ke negara-negara seperti Afghanistan dan Irak.

Ini adalah tanda kekhawatiran AS tentang lanjutan ketidakstabilan di negara ini, dan juga reaksi terhadap tingginya tingkat kebencian anti-merika di Mesir, kata wartawan kami.

Meskipun Washington belum menyatakan penggulingan presiden terpilih Mohammed Morsi sebagai kudeta, secara de facto negara ini telah menghentikan bantuan militer ke Mesir.

Hal ini telah membuat marah para pendukung tentara militer di Mesir, sementara para pendukung Ikhwanul Muslimin juga merasa AS telah mengecewakan mereka.

Sehari sebelum sidang

Kunjungan Kerry dilakukan tepat sehari sebelum sidang Morsi pada Senin (04/11) besok.

Namun Departemen Luar Negeri mengatakan kunjungan ini tidak terkait dengan persidangan, tambah wartawan kami.

Kerry akan bertemu dengan para pemimpin sementara yang memegang kendali yaitu Presiden Mahmud Adly Mansour, Perdana Menteri Hazem el-Beblawi, menteri luar negeri dan kepala militer Jenderal Abdel Fattah al-Sisi.

Ia juga dilaporkan melakukan pertemuan tertutup dengan anggota masyarakat sipil Mesir karena keprihatinan atas tewasnya ratusan orang di negara itu.

Negara-negara lain yang akan dikunjungi Kerry pada tanggal 03-12 November yaitu Arab Saudi, Israel, Yordania dan Maroko.

Setelah kunjungan Mesir itu, Kerry akan pergi ke ibukota Arab Saudi, Riyadh.

Berita terkait