Polisi Spanyol gulung mafia PSK

Jaringan penyelundup Nigeria
Image caption Jaringan penyelundup Nigeria ini menurut aparat Spanyol sudah dibentuk sejak 20 tahun lalu.

Polisi Spanyol menahan 25 orang terkait jaringan perdagangan manusia untuk jasa seks dengan membawa perempuan asal Nigeria yang akan dilacurkan.

Mereka diduga dibujuk dengan iming-iming bekerja di Eropa, mulanya diterbangkan ke Meksiko atau Brazil dengan menggunakan dokumen palsu. Selanjutnya mereka dibawa ke Paris dan diselundupkan ke Spanyol untuk dipekerjakan sebagai PSK kata polisi.

Lima perempuan yang diduga disekap berhasil dibebaskan dalam operasi polisi ini.

Seorang anggota jaringan menurut polisi tengah melakukan proses aborsi terhadap satu dari para perempuan yang dilacurkan saat ditangkap.

Wartawan BBC di Madrid, Tom Burridge, mengatakan penangkapan dilakukan di berbagai lokasi di Spanyol termasuk Madrid, Toledo, Cantabria serta Palma de Mallorca.

Lebih dari 100 unit kendaraan tertutup yang menyembunyikan barang-barang mewah juga disita.

Jaringan ini diduga menggunakan kendaraan tersebut untuk mencuci uang dari bisnis haram praktek penyelundupan manusia dan prostitusi sebelum dikirim ke ibukota Nigeria, Lagos.

Mobil-mobil van itu dilapisi kaca hitam dan pintu yang dilas diisi penuh dengan tumpukan bir tetapi ternyata di bawahnya tersembunyi barang-barang mewah.

Barang-barang tersebut diperkirakan bernilai 5juta euros (sekitar Rp70 miliar) ditemukan dalam 94 unit mobil yang ditangkap di Madrid serta 26 lainnya di kita pelabuhan Valencia.

Misalnya terdapat televisi jenis paling canggih serta kotak-kotak berisi minuman beralkohol.

Menurut polisi komplotan tersangka sudah mulai operasinya sejak 20 tahun lalu di sejumlah universitas di Nigeria dan juga merupakan jaringan pelaku yang kerap mengirim surat elektronik yang meminta uang pada korbannya dengan memberikan janji-janji palsu.

Berita terkait