Kapal induk AS bantu penanganan topan Filipina

Kapal induk AS
Image caption Kapal induk berfungsi sebagai pusat operasi bantuan di Filipina.

Kapal induk Amerika Serikat, USS George Washington, tiba di lepas pantai pulau Leyte, Filipina, untuk menyalurkan bantuan ke daerah-daerah mengalami dampak terparah akibat Topan Haiyan.

Kapal induk dilengkapi dengan helikopter angkut dan pesawat-pesawat jenis lain.

Kapal USS George Washington akan berfungsi sebagai pusat operasi bantuan, yang mencakup distribusi bantuan makanan, air, dan obatan-obatan untuk para korban.

Seorang petinggi militer Amerika Serikat di Filipina mengatakan kepada BBC bahwa dukungan militer Amerika ini dalam skala besar yang tidak pernah terjadi sebelumnya.

Jenderal Paul Kennedy mengatakan bantuan AS ditingkatkan ke tahap yang "mungkin belum pernah ditempuh" dalam kasus bencana kemanusiaan.

"Pembentukan satuan tugas gabungan dan kedatangan George Washington seharusnya meningkatkan upaya ke skala yang belum pernah ditempuh sebelumnya dalam suatu krisis, krisis kemanusiaan seperti ini," kata Jenderal Paul Kennedy.

Image caption Helikopter mengangkut bantuan ke penduduk yang memerlukan.
Image caption Warga Tacloban menunggu pesawat di dekat bandar udara untuk keluar dari wilayah bencana.

Ia menambahkan dengan kedatangan kapal induk USS George Washington maka jumlah helikopter yang tersedia bertambah tiga kali lipat. Helikopter ini antara lain menyalurkan ratusan ribu galon air per hari.

"Kita juga mempunyai helikopter angkut, kita mempunyai kesanggupan SAR yang dapat mengangkut ratusan ribu galor air per haro untuk membantu meringankan krisis," jelasnya.

Sementara itu ribuan warga berusaha mengungsikan diri dari Tacloban yang luluh lantak akibat topan. Mereka mengantre di jalan menuju bandar udara setempat dengan harapan bisa terangkut dengan pesawat.

Di pelabuhan Tacloban, ribuan orang menunggu kapal.

Sebelumnya Kepala Badan Kemanusiaan PBB Valerie Amos mengakui bahwa badan dunia tersebut telah mengecewakan korban selamat topan Haiyan karena bertindak lambat.

Berita terkait