Ledakan dahsyat guncang Kabul

  • 16 November 2013
Ledakan di Kabul
Image caption Penyerang menggunakan bus yang dipenuhi dengan bahan peledak dan menabrakannya ke kendaraan militer.

Pihak berwenang Afghanistan mengatakan sedikitnya 10 orang, termasuk seorang polisi, tewas dalam serangan bom mobil di ibukota, Kabul.

Puluhan orang mengalami luka-luka dalam serangan di jalan menuju ke tenda besar yang akan digunakan sebagai tempat pertemuan para pemuka suku, Loya Jirga, pekan depan.

Juru bicara Kementerian Pertahanan Mohammed Zahir Azimi mengatakan pelaku bom bunuh diri menggunakan bus yang di dalamnya terdapat bahan peledak. Bus kemudian ditabrakkan ke kendaraan militer.

Tentara yang berjaga di sekitar tempat pertemuan mengeluarkan tembakan ketika mengetahui bus tersebut membahayakan. Lokasi ledakan hanya sekitar 200 meter dari tenda sidang Loya Jirga.

"Saya duduk di kantor ketika ledakan dahsyat terjadi pada 15.25 waktu setempat dan kami ingin pulang tetapi ledakan terjadi di sini," kata seorang saksi mata, Shafi Amiri, kepada kantor berita APTN, Sabtu, 16 November.

Wartawan BBC di Kabul David Loyn melaporkan, seperti halnya dalam serangan-serangan lain pada umumnya di Afghanistan, korban terbanyak jatuh di pihak sipil. Mereka adalah orang-orang yang sedang berjalan atau berada di kendaraan lain.

Pekan depan Presiden Hamid Karzai mengumpulkan para pemimpin suku dari berbagai penjuru negara itu untuk membicarakan rencana kesepakatan keamanan dengan Amerika Serikat.

Pertemuan Loya Jirga akan membahas syarat-syarat kesepakatan, antara lain menyangkut penempatan pasukan Amerika di Afghanistan setelah operasi tempur berakhir tahun depan.

Berita terkait