Oposisi 'dijadikan sasaran' pemerintah

Ali Salman
Image caption Ali Salman memimpin Masyarakat Al Wefaq, kelompok oposisi terbesar di Bahrain.

Pemimpin oposisi Bahrain Ali Salman mengatakan kepada BBC bahwa sejumlah tokoh oposisi secara sistematis dijadikan sasaran oleh pemerintah.

Pemimpin Masyarakat Al Wefaq itu menambahkan situasi di Bahrain semakin buruk. Ia mengatakan yakin bahwa pemerintah berencana memenjarakan atau mengasingkan seluruh pemimpin kelompoknya.

Dua pekan lalu Ali Salman didakwa menghina pihak berwenang karena membuka museum yang diperuntukkan bagi pergolakan prodemokrasi yang akhirnya gagal.

Museum Revolusi antara lain berisi gambar-gambar yang dikatakan sebagai penyiksaaan atas aktivis prodemokrasi. Museum ini ditempatkan di markas besar Al Wefaq.

Wakil Ketua Al Wefaq, Khalil Almarzooq, sedang diadili dengan dakwaan menyulut kekerasan dan terorisme.

Pemerintah menegaskan tindakan yang ditempuh adalah untuk memerangi terorisme.

Kemarin pengadilan banding mengukuhkan hukuman sebelumnya atas sekelompok penganut Syiah dalam kasus serangan di kantor polisi pada Februari 2012. Hukuman mereka ditetapkan antara 15 hingga 17 tahun.

Mereka dinyatakan bersalah berusaha membunuh polisi, membakar kendaraan, menganggu ketertiban umum, dan memiliki bom molotov.

Serangan tersebut terjadi setahun setelah terjadi protes prodemokrasi pimpinan kelompkok Syiah menentang penguasai Sunni. Pergolakan menuntut reformasi dan demokrasi di Bahrain ditumpas dalam waktu satu bulan saja.

Berita terkait