Amerika hentikan bantuan ke Suriah utara

  • 11 Desember 2013
konflik suriah
Image caption Amerika dilaporkan khawatir atas bangkitnya kelompok Fron Islamis.

Amerika Serikat menghentikan bantuan untuk Suriah utara setelah kelompok pemberontak menguasai gudang senjata milik kelompok oposisi yang didukung Barat.

Dalam bulan-bulan terakhir ini, Amerika mengirimkan bantuan termasuk makanan dan peralatan komunikasi untuk Tentara Pembebasan Suriah, kelompok oposisi utama negara itu.

Amerika sebelumnya menjanjikan bantuan nonsenjata, termasuk makanan, senilai US$250 juta.

Namun pekan lalu, gudang Tentara Pembebasan Suriah dikuasai oleh kelompok pemberontak lain, Fron Islamis yang terus meningkat kekuatannya.

Kelompok Fron Islamis dibentuk bulan lalu dengan menyatunya enam grup yang bertujuan untuk menggulingkan Presiden Bashar al-Assad dan membentuk negara Islam.

Kelompok ini tidak melibatkan pemberontak yang terkait dengan al-Qaida, yang juga beroperasi di Suriah.

Kekhawatiran Amerika

Amerika Serikat mengatakan penghentian ini tidak akan mempengaruhi bantuan kemanusiaan yang dikoordinasikan oleh badan-badan bantuan.

Wartawan BBC James Reynolds mengatakan Amerika tidak menginginkan agar bantuan mereka digunakan oleh kelompok itu.

Loauy Safi, juru bicara Tentara Pembebasan Suriah, mengatakan kepada BBC, banyak masalah timbul di Suriah utara akibat ulah kelompok radikal.

Amerika Serikat dan Turki khawatir atas bangkitnya kelompok radikal di Suriah utara ini, kata James Reynolds.

Laporan tim BBC menyebutkan perbatasan utama antara Turki dan Suriah di Provinsi Hatay saat ini telah ditutup.

Berita terkait