Jepang tingkatkan anggaran pertahanan

Militer Jepang
Image caption Kegiatan militer Jepang dibatasi dengan ketat oleh konstitusi pascaperang.

Kabinet Jepang sudah mengesahkan strategi pertahanan nasional baru dan meningkatkan anggaran pertahanan serta pembelian peralatan militer.

Langkah ini -termasuk pembentukan Dewan Pertahanan Nasional- dilihat berbagai pihak sebagai upaya yang diarahkan kepada Cina.

Dalam lima tahun mendatang Jepang akan membeli beberapa peralatan militer, seperti pesawat tanpa awak dan kendaraan amfibi.

Militer Jepang juga akan membangun satu unit marinir baru dengan pasukan amfibi yang mampu merebut kembali pulau-pulau.

Strategi pertahanan nasional baru ini diambil setelah meningkatnya ketegangan dengan Cina terkait sengketa kepulauan di Laut Cina Timur.

Cina memperluas zona pertahanan udaranya bulan lalu dengan mencakup wilayah di atas kepulauan yang masih menjadi sengketa kedua negara.

Pemerintah Beijing menegaskan setiap pesawat yang melintasi wilayah tersebut harus mematuhi berbagai peraturan, termasuk memberikan rencana penerbangan, atau menghadapi 'tindakan'.

Image caption Jepang juga akan membangun satu unit marinir yang baru.

Amerika Serikat, Jepang, dan Korea Selatan sempat menerbangkan pesawat militer ke kawasan itu sebagai aksi protes.

Perdana Menteri Jepang, Shinzo Abe -yang terpilih tahun lalu- sudah meminta agar Jepang memperluas cakupan kegiatan militernya, yang dibatasi secara ketat oleh konstitusi pascaperang.

Berita terkait