Mohamed Morsi menghadapi dakwaan baru

  • 18 Desember 2013
Mohamed Morsi
Image caption Mohamed Morsi berkampanye pada Mei 2012 di pemilihan presiden Mesir.

Televisi pemerintah Mesir memberitakan bahwa jaksa memerintahkan presiden yang digulingkan, Mohamed Morsi, hadir di pengadilan guna menghadapi dakwaan baru.

Menurut jaksa, Morsi berkomplot dengan organisasi asing untuk melakukan tindak terorisme di Mesir.

Secara khusus jaksa mengatakan Morsi berkomplot dengan kelompok Palestina Hamas, Hizbullah dari Lebanon, dan beberapa organisasi lain untuk melancarkan kekerasan di Semenanjung Sinai guna menggoyang stabilitas Mesir, setelah ia dilengserkan dari kekuasaan.

Mohammed el-Damaty, anggota tim pengacara gerakan Ikhwanul Muslimin -organisasi asal Morsi- kepada kantor berita Associated Press mengatakan tidak ada pengacara Ikhwanul Muslimin yang hadir di pengadilan dan mengatakan belum mengetahui rincian dakwaan.

Lebih 30 tokoh dari kalangan Islamis, termasuk tiga pemimpin Ikhwanul Muslimin, juga dikenai dakwaan.

Media pemerintah menyebutkan dakwaan mencakup membuka rahasia negara kepada negara lain, mensponsori terorisme, melakukan latihan militer, dan kegiatan-kegiatan lain yang membahayakan stabilitas dan kedaulatan negara.

Jika dinyatakan terbukti bersalah Morsi bisa dijatuhi hukuman mati.

Bagi Morsi ini adalah kasus kedua yang ia hadapi.

Saat ini ia tengah disidang dengan dakwaan memicu kekerasan dalam beberapa demonstransi ketika menjabat sebagai presiden.

Berita terkait