Kebakaran pabrik garmen Bangladesh, 13 didakwa

  • 22 Desember 2013
Kebakaran pabrik
Kebakaran pabrik garmen ini dianggap sebagai kelalaian pemilik.

Polisi di Bangladesh mendakwa 13 orang terkait kebakaran di pabrik garmen yang menewaskan 111 orang tahun lalu.

Polisi mengatakan mereka mendakwa pemilik Delwar Hossain dan istrinya serta manajer dan petugas keamanan terkait kebakaran di pabrik itu.

Mereka didakwa melakukan kelalaian sehingga menyebabkan kematian.

Kebakaran di Bangladesh itu merupakan insiden paling parah pabrik garmen.

Dakwaan menyebutkan kebakaran pada tanggal 24 November 2012 adalah akibat kelalaian dalam menjamin keselamatan pabrik di luar ibukota Dhaka itu.

Pabrik garmen tersebut memproduksi baju-baju untuk berbagai merek global, termasuk perusahaan Amerika Walmart.

Bulan April lalu, pabrik garmen Rana Plaza ambruk dan menewaskan 1.135 orang.

Menyusul kejadian ini, Bangladesh berjanji untuk meningkatkan kondisi di pabrik-pabrik garmen negara itu.

"Delwar dan istrinya Mahmuda Akter (pemilik pabrik)...dan 11 lainnya didakwa menyebabkan kematian karena lalai," kata penyidik polisi AKM Mohsinuzzaman Khan kepada kantor berita AFP.

Kebakaran di pabrik itu menyebabkan unjuk rasa ribuan pekerja pabrik yang mengklaim gedung itu tidak aman untuk bekerja.

Namun Delwar Hossain menyanggah tuduhan itu.

Berita terkait