Pesan Natal Snowden: hentikan penyadapan

  • 26 Desember 2013
Edward Snowden
Image caption Edward Snowden mengatakan misinya membongkar praktik penyadapan massal telah usai.

Mantan pegawai kontrak badan intelejen AS, Edward Snowden, menyerukan agar praktik penyadapan dihentikan dalam pesan Natal 'alternatifnya' di Inggris.

Siaran Natal Snowden ini disiarkan stasiun televisi Channel 4 sebagai pilihan lain dari pesan Natal tradisional yang biasa disampaikan Ratu Inggris.

Fokus pesan Natal Snowden adalah tentang hak kerahasiaan pribadi, dengan menyebut: "Bayi yang lahir hari ini tak akan punya konsep tentang privasi sama sekali."

Warga AS berusia 30 tahun itu kabur karena diburu aparat intelejen negara adidaya itu dan kini sementara menetap di Rusia.

Pesan Natalnya, sepanjang dua menit, direkam di Rusia.

Ia merujuk novel George Orwell, 1984, dengan mengatakan teknik penyadapan yang dikisahkan sangat rumit dalam novel itu kini tak ada apa-apanya dibanding teknologi penyadapan yang ada sekarang.

"Bayi yang lahir hari ini akan tumbuh tanpa paham konsep privasi sama sekali. Mereka tak akan tahu apa artinya punya saat privat bagi diri sendiri, momen tanpa penyadapan tanpa analisis.

" Debat yang berlangsung hari ini akan menentukan besarnya kepercayaan yang bisa kita tempatkan pada teknologi di sekitar kita serta pada pemerintah yang mengaturnya.

"Bersama kita bisa temukan keseimbangan lebih baik, hentikan penyadapan publik dan ingatkan pemerintah bahwa kalau mereka ingin tahu apa yang kita rasakan, (mencari tahu dengan) bertanya akan selalu lebih irit dari pada menyadap."

Pesan Natal alternatif Channel 4 pada tahun-tahun lalu misalnya sempat menampilkan Presiden Iran Mahmoud Ahmedinejad saat masih menjabat. Juga karakter fiksi Ali G dan tokoh kartun Marge Simpson.

Kepada koran AS Washington Post awal pekan ini, Snowden mengatakan tugasnya selaku pembocor operasi intelejen AS " sudah tercapai."

"Saya sudah menang," katanya.

Berita terkait