Ledakan besar mengguncang Beirut

  • 27 Desember 2013
ledakan di lebanon
Ledakan itu diduga dengan sasaran konvoi mantan menteri Shattah.

Ledakan hebat mengguncang ibukota Lebanon, Beirut, dan menyebabkan kepulan asap tinggi di kota itu.

Seorang mantan menteri Mohammed Shattah tewas dalam ledakan tersebut.

Shattah -seorang pemeluk Sunni- juga merupakan tokoh oposisi dan pembantu mantan Perdana Menteri Saad al-Hariri.

Mobilnya diduga merupakan sasaran serangan tersebut.

Ledakan yang menyebabkan satu mobil terbakar terjadi di pusat kota, dekat kantor pemerintah dan gedung parlemen.

Konflik di Suriah menyebabkan meningkatnya ketegangan sektarian di Lebanon dengan terjadinya sejumlah serangan mematikan.

Pejuang Sunni Lebanon bergabung dengan pemberontak di Suriah.

Sebagian dari kelompok pemberontakan itu berafiliasi dengan al-Qaida.

Presiden Suriah Bassar al-Assad berasal dari sekte Alawite, yang berakar dari Syiah.

Gerakan Syiah Lebanon Hezbollah mengerahkan pejuangnya ke Suriah untuk mendukung pemerintah.

Kedutaan Iran -yang mendukung Hezbollah- menjadi sasaran serangan di Beirut bulan lalu.

Berita terkait