Persiapan pemakaman menteri Lebanon

  • 29 Desember 2013
beirut
Image caption Ledakan di Beirut, Lebanon, Jumat kemarin menewaskan seorang menteri.

Persiapan pemakaman seorang mantan menteri dan tokoh oposisi Mohamad Chatah berlangsung di Lebanon.

Chatah tewas oleh bom mobil yang meledak pada hari Jumat (27/12) dan akan dimakamkan di ibukota Beirut, di mana serangan itu terjadi.

Chatah yang merupakan seorang Muslim Sunni adalah kritikus setia Presiden Suriah, Bashar al-Assad, dan gerakan Syiah Hizbullah Lebanon.

Lebanon telah dilanda gelombang serangan terkait dengan ketegangan Sunni-Syiah selama perang Suriah.

Sejauh ini belum ada yang mengaku bertanggung jawab atas pemboman hari Jumat lalu yang menewaskan empat orang dan melukai setidaknya 50 lainnya.

Para wartawan mengatakan Chatah -yang menjabat sebagai penasihat mantan Perdana Menteri Saad Hariri- dipandang sebagai seorang moderat di negara terpolarisasi ini.

Chatah akan dimakamkan di dekat sebuah masjid di tepi Martyr Square dekat ayah Hariri, mantan Perdana Menteri Rafik Hariri yang tewas dalam ledakan bom mobil tahun 2005.

Sekutu Chatah, yang mencakup orang-orang Kristen dan Muslim, menyerukan untuk mengadakan pemakaman secara besar-besaran sebagai pernyataan politik, wartawan BBC Kim Ghattas di Beirut melaporkan.

Saad Hariri menuduh Hizbullah telah melakukan pengeboman ini.

Dia menyalahkan "orang-orang yang bersembunyi dari keadilan internasional dan yang telah menyebarkan api ke daerah bangsa [Lebanon]."

Hizbullah menolak tuduhan itu dan menyebut pemboman itu sebagai "kejahatan keji, yang datang dalam konteks serangkaian kejahatan dan ledakan yang bertujuan menyabotase negara."

Suriah juga membantah terlibat dalam serangan itu.

Berita terkait