Puluhan pendukung Morsi dibebaskan

Mohammed Badr Hak atas foto AP
Image caption Juru kamera al-Jazeera, Mohammed Badr, termasuk salah satu yang akan dibebaskan.

Pengadilan di Mesir mencabut dakwaan atas lebih dari 60 pendukung presiden yang digulingkan militer, Mohammed Morsi.

Sebagian besar memiliki kaitan dengan Ikhwanul Muslimin yang ditangkap musim panas lalu karena dituduh melakukan kekerasan dalam unjuk rasa di ibukota Kairo, Juli 2013.

Mereka menggelar aksi unjuk rasa untuk menentang penggulingan Presiden Mohammed Morsi dari kekuasaan oleh militer.

Morsi -yang merupakan presiden Mesir pertama lewat pemilihan umum demokratis- saat ini menghadapi beberapa dakwaan, antara lain mengatur pelarian massal dari penjara.

Majelis hakim juga membebaskan seorang juru kamera yang bekerja untuk Stasiun TV al-Jazeera, Mohamed Badr.

Badr sempat didakwa terlibat dalam kekerasan dan kerusuhan walau al-Jazeera menolak tuduhan itu dan menegaskan dia semata-mata melaporkan unjuk rasa.

Wartawan BBC di Kairo, Bethany Bell, melaporkan pemerintah sementara Mesir meningkatkan tekanan kepada media dalam upaya memberangus para pembangkang.

Pekan lalu, jaksa penuntut mendakwa 20 wartawan ke pengadilan pidana dengan membantu organisasi teroris.

Pemerintah sudah menyatakan Ikhwanul Muslimin sebagai organisasi teroris dan menangkap ribuan anggota dan beberapa pemimpinnya sejak penggulingan Morsi.

Berita terkait