Korea Utara mengancam batalkan reuni

Warga Korea Selatan Hak atas foto AP
Image caption Reuni keluarga yang terpisah terakhir kali diadakan pada 2010.

Korea Utara mengancam akan membatalkan serangkaian reuni keluarga bila Korea Selatan tetap melakukan latihan militer.

Kesepakatan untuk melanjutkan reuni keluarga-keluarga yang terpisah akibat perang Korea baru disetujui dalam perundingan Rabu kemarin (05/02).

Namun hari ini Pyongyang mengatakan akan mempertimbangkan kembali janjinya untuk mengizinkan reuni keluarga apabila latihan militer skala besar yang melibatkan Korea Selatan dan Amerika Serikat tetap dilaksanakan bulan ini.

"Ini berlebihan bila Korea Selatan tetap melakukan manuver perang agresif ketika kedua pihak sudah mencapai perjanjian penting untuk mewujudkan rekonsiliasi dan kerja sama nasional," demikian pernyataan Komisi Pertahanan Nasional, lembaga militer tertinggi di Korea Utara, seperti dikutip kantor berita AFP.

Latihan perang serupa tahun lalu memicu peningkatan ketegangan di Semenanjung Korea.

Latihan gabungan Korea Selatan dan Amerika Serikat dijadwalkan akan dilangsungkan menjelang akhir bulan ini, hampir bersamaan dengan jadwal reuni keluarga pada 20 hingga 25 Februari di kawasan peristirahatan Gunung Kumgang, Korea Utara.

Seandainya rencana reuni terwujud, ini akan tercatat sebagai pertemuan pertama bagi keluarga-keluarga yang terpisah sejak 2010, setelah rencana reuni tahun lalu tiba-tiba dibatalkan oleh Korea Utara.

Berita terkait